Arab Saudi Sebut Iran Lakukan Penipuan atas Program Nuklirnya

Rabu, 13 November 2019 - 05:33 WIB
Arab Saudi Sebut Iran...
Arab Saudi Sebut Iran Lakukan Penipuan atas Program Nuklirnya
A A A
RIYADH - Kabinet Arab Saudi pada hari Selasa mengecam apa yang disebutnya sebagai "penipuan" Iran atas program nuklirnya. Kecaman disampaikan setelah Teheran memutuskan untuk memulai kembali kegiatan atom di salah satu situs utamanya.

"Sesi kabinet yang diketuai oleh Raja Salman (bin Abdulaziz al-Saud) menyatakan penolakan terhadap penipuan terus-menerus Iran dan keterlambatan dalam memberikan informasi yang diperlukan tentang program nuklirnya kepada IAEA (Badan Energi Atom Internasional)," tulis Saudi Press Agency (SPA), dikutip Rabu (13/11/2019).

IAEA, yang merupakan pengawas nuklir PBB, mengatakan dalam sebuah laporan Senin bahwa partikel uranium terdeteksi di sebuah situs di Iran yang selama ini tidak diumumkan Teheran.

Laporan itu juga mengkonfirmasi bahwa Iran telah meningkatkan pengayaan uranium, yang melanggar kesepakatan penting tahun 2015 antara Teheran dengan enam kekuatan dunia (Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China).

Amerika Serikat secara sepihak keluar dari kesepakatan nuklir yang bernama resmi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015 pada Mei tahun lalu. Langkah Amerika itu disertai dengan penjatuhan sanksi terhadap Teheran.

Iran marah atas tindakan Washington. Sedangkan negara-negara Eropa telah berusaha menyelamatkan kesepakatan itu.

Dalam perkembangan terbaru, para insinyur nuklir Iran mulai menyuntikkan gas uranium hexafluoride ke dalam sentrifugal pengayaan di situs bawah tanah Fordo, sebelah selatan Teheran.

Pada hari Senin, Inggris, Prancis, Jerman dan Uni Eropa mengatakan keputusan Iran untuk memulai kembali kegiatan atom di Fordo tidak konsisten dengan kesepakatan nuklir 2015.

Namun, Iran menuduh balik negara-negara Eropa munafik karena mengkritik Teheran ketika mereka gagal memenuhi komitmen bantuan untuk menangkal sanksi AS.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Tekan Iran...
Arab Saudi Tekan Iran Terlibat dalam Perundingan Nuklir Wina
Dulu Menentang, Sekarang...
Dulu Menentang, Sekarang Arab Saudi Dukung Kesepakatan Nuklir Iran-AS, Mengapa?
Buntu, Iran Minta Bantuan...
Buntu, Iran Minta Bantuan Eropa Kembalikan AS ke Perjanjian Nuklir
UE: Pembicaraan untuk...
UE: Pembicaraan untuk Hidupkan Kembali Kesepakatan Nuklir Iran Hampir Rampung
AS Kembali ke JCPOA,...
AS Kembali ke JCPOA, Pangeran Saudi: Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama
Negosiator Pembicaraan...
Negosiator Pembicaraan Nuklir AS, UE dan Iran Gelar Pertemuan Mendadak di Wina
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
8 menit yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
1 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
1 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
2 jam yang lalu
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
3 jam yang lalu
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved