Pakistan Izinkan Mantan PM Sharif Perawatan Medis ke Inggris

Sabtu, 09 November 2019 - 01:04 WIB
Pakistan Izinkan Mantan...
Pakistan Izinkan Mantan PM Sharif Perawatan Medis ke Inggris
A A A
LAHORE - Pakistan akan mengizinkan mantan Perdana Menteri (PM) Nawaz Sharif untuk perawatan medis di Inggris. Meski demikian, Sharif diperingatkan agar tidak berupaya kabur dari dakwaan korupsi dengan mengasingkan diri di luar negeri.

"Para dokter merekomendasikan bahwa dia mungkin perlu pergi keluar negeri untuk pemeriksaan lebih lanjut," papar Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan Shah Mahmood Qureshi pada Reuters.

"Jika itu yang diperlukan untuk perawatan medis, pemerintah bersikap positif. Perdana menteri menyatakan semua yang mungkin harus dilakukan untuk menunjukkan nyawanya dilindungi," tutur dia.

Mantan PM Sharif, 69, dibebaskan dengan jaminan bulan lalu untuk hukuman tujuh tahun penjara dalam kasus korupsi setelah mengalami beberapa kali masalah medis.

Sharif yang menjabat tiga periode sebagai PM itu telah mendominasi politik Pakistan selama tiga dekade. Dia menyangkal tuduhan korupsi itu dan menganggapnya memiliki motif politik.

Dia sebelumnya pernah tinggal di pengasingan Arab Saudi selama tujuh tahun setelah digulingkan oleh militer Pakistan pada 2000. Qureshi meminta Sharif kembali ke Pakistan setelah melakukan perawatan medis di Inggris untuk menyelesaikan masa hukumannya.

"Jika tangan mereka bersih, mengapa mereka harus lari? Saya harap dia pulih. Saat dia pulih, mengapa dia harus berada di London? Tidak logis, tak ada alasan untuk itu," papar Qureshi.
(sfn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Kantongi Lisensi Palsu,...
Kantongi Lisensi Palsu, 150 Pilot PIA Dilarang Terbang
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
2 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
4 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
Dewan Penasihat Danantara...
Dewan Penasihat Danantara Diisi Tokoh Asing, Ada Mantan PM Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved