Sekjen PBB Bicara Rohingya, Suu Kyi Diam Tanpa Ekspresi

Senin, 04 November 2019 - 05:05 WIB
Sekjen PBB Bicara Rohingya,...
Sekjen PBB Bicara Rohingya, Suu Kyi Diam Tanpa Ekspresi
A A A
BANGKOK - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Myanmar untuk memastikan kembalinya pengungsi Rohingya secara "aman", setelah etnis minoritas itu terusir dari Myanmar oleh operasi militer. Pernyataan ini dilontarkan Guterres di pertemuan puncak para pemimpin Asia Tenggara di Bangkok, Thailand, Minggu (3/11).

“Saya sangat prihatin tentang kondisi buruk kaum Rohingya,” ujarnya. Menurut Guterres, Myanmar bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan yang kondusif untuk repatriasi pengungsi yang aman, sukarela, bermartabat, dan berkelanjutan. Ia juga menyerukan Myanmar untuk memastikan para relawan kemanusiaan memiliki akses penuh dan tidak terbatas ke daerah-daerah di negara itu.

Seperti dilaporkan Channel News Asia, saat Guterres menyampaikan pernyataan tentang Rohingnya, Kepala negara de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi juga berada di ruangan yang sama dengan Guterres. Suu Kyi dilaporkan hanya duduk tanpa ekspresi ketika mendengar Guterres berbicara.

Kekerasan di negara bagian Rakhine pada 2017 memaksa lebih dari 740.000 kaum Rohingya melarikan diri dari Myanmar. Sebagian besar mencari perlindungan di kamp-kamp yang penuh sesak di negara tetangga Bangladesh.

Myanmar sendiri tidak mengakui kaum Rohingya sebagai warga negara. Hingga kini, hanya beberapa ratus orang Rohingya yang telah kembali ke Myanmar. Terlepas dari permohonan berulang-ulang yang dilayangkan oleh PBB dan kritik yang tak berkesudahan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia dan para pemimpin dunia, Myanmar tetap bergeming.

Sebagian besar wilayah Rakhine masih tertutup bagi pekerja bantuan kemanusiaan dan jurnalis. Orang asing hanya dapat mengunjungi Rakhine dengan didampingi militer Myanmar. Kondisi ini jelas telah menghancurkan citra Suu Kyi yang dulu dikenal sebagai penegak hak asasi manusia di mata dunia Barat.
(esn)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
1.600 Rohingya Dipindah...
1.600 Rohingya Dipindah ke Pulau Terpencil, Ada yang Mengaku Dipaksa
Berita Terkini
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
28 menit yang lalu
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
2 jam yang lalu
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
2 jam yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
4 jam yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
4 jam yang lalu
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
5 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved