Dokumen Putin sebagai Mata-mata KGB Akhirnya Dibuka

Jum'at, 01 November 2019 - 08:46 WIB
Dokumen Putin sebagai...
Dokumen Putin sebagai Mata-mata KGB Akhirnya Dibuka
A A A
SAINT PETERSBURG - Dokumen rahasia tentang Presiden Rusia Vladimir Vladimorvich Putin ketika dia masih kecil hingga menjadi mata-mata KGB telah dibuka untuk publik. Dokumen itu menggambarkan seperti apa dia sebenarnya.

Sebagai orang nomor satu Kremlin, Putin saat ini dianggap sebagai salah satu orang paling kuat di dunia.

Dokumen-dokumen KGB yang dideklasifikasi telah dipajang di Rusia. Berbagai dokumen itu salah satunya menggambarkan sosok Putin sebagai mata-mata yang berhati-hati dan disiplin pada awal kariernya.

"Kamerad Putin...terus meningkatkan level ideologis, politis, dan profesionalnya," bunyi dokumen satu halaman yang dirilis ke media Rusia. Menurut dokumen itu sang agen intelijen berubah menjadi politisi ketika berusia 20-an tahun.

"Dia aktif terlibat dalam pekerjaan pendidikan partai," lanjut bunyi dokumen tersebut, seperti dikutip news.com.au, Jumat (1/11/2019).

Profil Presiden Rusia ini juga digambar sebagai "orang yang bermoral" dan menikmati "otoritas yang layak diterima di antara rekan-rekannya". Di dokumen itu juga ditulis bahwa Putin memenangkan kejuaraan judo pada tahun 1978.

Presiden 67 tahun ini pernah bekerja untuk dinas rahasia dari pertengahan 1970-an. Dia mulai ditempatkan di Dresden, Jerman Timur, dari 1985 hingga 1990, ketika kekuatan Soviet runtuh.

Di Kremlin ia dikelilingi oleh banyak mantan pegawai dinas rahasia dan FSB—penerus KGB, dan tetap merupakan agen yang kuat.
Dokumen Putin sebagai Mata-mata KGB Akhirnya Dibuka
Foto/Twitter @good78news

Profil KGB adalah bagian dari pameran di Arsip Pusat Dokumen Sejarah dan Politik di kota Saint Petersburg, Rusia. Pameran itu menampilkan file-file lain yang tidak diklasifikasikan.

"Putin muda juga menerima selamat dari seniornya di organisasi atas pekerjaan dan hasilnya yang terorganisir dengan baik," bunyi dokumen tersebut.

Pada 2016, Putin—yang telah berkuasa sebagai presiden atau perdana menteri selama dua dekade— mengungkapkan bahwa ia telah menyimpan kartu keanggotaan Partai Komunis Uni Soviet untuk alasan sentimental.
(mas)
Berita Terkait
Vladimir Putin Umumkan...
Vladimir Putin Umumkan Operasi Militer di Ukraina
Intelijen Ukraina Blakblakan...
Intelijen Ukraina Blakblakan Ingin Habisi Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia di Istana
Begini Cara Vladimir...
Begini Cara Vladimir Putin Bingungkan Intel Musuh yang Melacaknya
Vladimir Putin: Ledakan...
Vladimir Putin: Ledakan Jembatan Crimea Serangan Teroris Intelijen Ukraina
Presiden Vladimir Putin...
Presiden Vladimir Putin Perintahkan Pasukannya untuk Siaga Tinggi
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
1 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
2 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
3 jam yang lalu
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
4 jam yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
5 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
6 jam yang lalu
Infografis
Dokumen CIA Prediksi...
Dokumen CIA Prediksi Siapa Pemenang Perang India dan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved