Bantu Habisi Baghdadi, Trump: Terima Kasih Rusia, Suriah, dan Turki
Minggu, 27 Oktober 2019 - 23:33 WIB
Bantu Habisi Baghdadi, Trump: Terima Kasih Rusia, Suriah, dan Turki
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Rusia, Suriah, Turki dan Irak atas bantuan dan dukunganya dalam operasi yang sukses menghabisi pemimpin ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi. Trump menuturkan, tanpa bantuan dan dukungan negara-negara itu, operasi tersebut tidak akan sukses dilaksanakan.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Rusia, Turki, Suriah dan Irak, dan saya juga ingin berterima kasih kepada Kurdi Suriah atas dukungan tertentu yang bisa mereka berikan kepada kami," ucap Trump, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (27/10/2019).
"Rusia memperlakukan kami dengan baik. Mereka membuka, kami harus terbang di atas wilayah yang dikuasai Rusia. Rusia hebat. Irak sangat bagus. Kami benar-benar memiliki kerja sama yang hebat. Dan Anda harus mengerti, mereka tidak tahu apa yang kami lakukan dan di mana kita pergi tepatnya. Tetapi, seperti kita, ISIS juga dibenci oleh Rusia dan beberapa dari negara-negara lainnya," sambungnya.
Trump, dalam pidato yang disiarkan ke seantero negeri, kemudian menuturkan dalam pemberitahuan ke Rusia, dia mengatakan bahwa Moskow akan akan sangat bahagia dengan kabar tersebut.
"Orang-orang Kurdi memberikan beberapa informasi yang membantu. Sementara itu, Turki tahu bahwa AS akan masuk, dan bahwa jet tempur AS yang terlibat dalam operasi terbang di atas wilayah udara yang dikontrol Turki," ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Trump yang menuturkan bahwa dia menyaksikan langsung operasi itu melalui sambungan video, mengatakan tidak ada satupun tentara AS yang tewas dalam operasi tersebut.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Rusia, Turki, Suriah dan Irak, dan saya juga ingin berterima kasih kepada Kurdi Suriah atas dukungan tertentu yang bisa mereka berikan kepada kami," ucap Trump, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (27/10/2019).
"Rusia memperlakukan kami dengan baik. Mereka membuka, kami harus terbang di atas wilayah yang dikuasai Rusia. Rusia hebat. Irak sangat bagus. Kami benar-benar memiliki kerja sama yang hebat. Dan Anda harus mengerti, mereka tidak tahu apa yang kami lakukan dan di mana kita pergi tepatnya. Tetapi, seperti kita, ISIS juga dibenci oleh Rusia dan beberapa dari negara-negara lainnya," sambungnya.
Trump, dalam pidato yang disiarkan ke seantero negeri, kemudian menuturkan dalam pemberitahuan ke Rusia, dia mengatakan bahwa Moskow akan akan sangat bahagia dengan kabar tersebut.
"Orang-orang Kurdi memberikan beberapa informasi yang membantu. Sementara itu, Turki tahu bahwa AS akan masuk, dan bahwa jet tempur AS yang terlibat dalam operasi terbang di atas wilayah udara yang dikontrol Turki," ungkapnya.
Di kesempatan yang sama, Trump yang menuturkan bahwa dia menyaksikan langsung operasi itu melalui sambungan video, mengatakan tidak ada satupun tentara AS yang tewas dalam operasi tersebut.
(esn)