AS Tuding Turki Lakukan Kejahatan Perang di Suriah

Kamis, 24 Oktober 2019 - 16:57 WIB
AS Tuding Turki Lakukan...
AS Tuding Turki Lakukan Kejahatan Perang di Suriah
A A A
WASHINGTON - Utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk Suriah, James Jeffrey menuturkan pihaknya menilai Turki telah melakukan kejahatan perang di Suriah. Washington, papar Jeffrey, akan meminta penjelasan lebih dari Ankara mengenai operasi militer yang melancarkan di Suriah.

Jeffrey menuturkan, Washington mengaku khawatir dengan tindak tanduk yang dilakukan kelompok milisi pro-Turki, yang turut terlibat dalam operasi yang dilancarkan Turki di timur laut Suriah.

“Banyak orang melarikan diri karena mereka sangat prihatin dengan kekuatan milisi yang didukung Turki ini, termasuk kami. Kami telah melihat beberapa insiden yang kami anggap sebagai kejahatan perang," ucap Jeffrey, seperti dilansir Arab News pada Kamis (24/10/2019).

Dia mengatakan, AS juga sedang menyelidiki kemungkinan penggunaan fosfor putih selama operasi militer Turki, dan menginginkan penjelasan dari pemerintah Turki mengenai hal ini.

Terkait serangan fosfor, sebelummya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, mereka sedang menyelidiki dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah.

Juru bicara WHO, Christian Lindmeier menuturkan, pihaknya belum menerima bukti konkret untuk mendukung klaim bahwa Turki menggunakan bom fosfor putih dalam operasi anti-terornya di Suriah.

Lindmeier mengatakan, mereka sedang memantau situasi dengan seksama dan berusaha mendapatkan sebanyak mungkin laporan untuk mendapatkan analisis dan evaluasi dari apa yang terjadi di lapangan.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
34 menit yang lalu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
1 jam yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
1 jam yang lalu
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
2 jam yang lalu
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
2 jam yang lalu
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved