PM Ardern Pastikan Selandia Baru Tetap Jadi Tuan Rumah KTT APEC

Rabu, 23 Oktober 2019 - 14:25 WIB
PM Ardern Pastikan Selandia...
PM Ardern Pastikan Selandia Baru Tetap Jadi Tuan Rumah KTT APEC
A A A
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, memastikan jika Auckland akan tetap menjadi tuan rumah KTT APEC pada 2021 mendatang. Sebelumnya sempat timbul keraguan mengenai kesiapan Auckland menjadi tuan rumah konferensi regional terbesar itu setelah kebakaran melanda kompleks tempat acara akan diadakan.

Kebakaran melanda SkyCity Convention Center yang sedang dibangun. Insiden itu memaksa penutupan jalan dan menjauhkan pekerja lebih dari 24 jam setelah dimulai. Selain itu kebakaran juga menyebabkan evakuasi seluruh kompleks SkyCity Entertainment Group termasuk hotel, kasino, dan restoran ketika meletus sekitar waktu makan siang pada hari Selasa. (Baca juga: Sedang Dibangun, Gedung Konvensi Selandia Baru Terbakar )

Usai mengunjungi lokasi kebakaran, Ardern mengatakan meskipun harus diundur Selandia Baru akan tetap menjadi tuan rumah pertemuan APEC seperti sebelumnya.

"APEC pada tahun 2021 masih akan diadakan di Auckland ... tidak ada pertanyaan lain," katanya kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/10/2019).

Ia menambahkan bahwa satu-satunya pertanyaan adalah di mana kegiatan itu akan diadakan.

Sebelumnya Walikota Auckland, Phil Goff, mengatakan bahwa convention center itu kemungkinan tidak akan siap pada waktunya untuk menyelenggarakan KTT APEC dan dewan kota akan bekerja dengan pemerintah untuk menentukan tempat lain sebagai ‘Plan B’.

"Anda harus percaya bahwa ini membahayakan kemampuan convention center untuk menjadi tuan rumah pertemuan APEC," katanya.

Goff mengatakan mereka telah memperkirakan pusat itu akan selesai sekitar Agustus 2020, dan sekarang akibat kerusakan kebakaran bisa lebih dari satu tahun ekstra untuk menyelesaikannya.

Fletcher Building dan SkyCity mengatakan tingkat kerusakan dan langkah selanjutnya tidak akan diketahui sampai api bisa dipadamkan sepenuhnya dan penyelidikan dimulai.

Proyek konstruksi oleh Fletcher Building ini bernilai USD452 juta dan merupakan yang terbesar yang sedang berjalan di Selandia Baru.
(ian)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Berita Terkini
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
24 menit yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
2 jam yang lalu
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
2 jam yang lalu
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 jam yang lalu
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
5 jam yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Berpotensi Jadi Pandemi...
Berpotensi Jadi Pandemi Baru, Nyamuk Wolbachia Harus Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved