Ivanka Trump: Berdayakan Wanita untuk Dapat Bantuan AS

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 17:22 WIB
Ivanka Trump: Berdayakan...
Ivanka Trump: Berdayakan Wanita untuk Dapat Bantuan AS
A A A
NEW YORK - Penasehat Gedung Putih Ivanka Trump menghimbau negara-negara berkembang yang ingin berbisnis dengan Amerika Serikat (AS) harus melakukan lebih banyak dalam memberdayakan wanita dan memberi mereka akses lebih baik pada lapangan kerja, pendidikan dan perlindungan hukum.

Ivanka yang sekaligus putri Presiden AS Donald Trump itu menyebutkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan status ekonomi wanita saat rapat tahunan IMF/Bank Dunia. Dia mengaitkan masa depan bantuan pembangunan dan hubungan dagang AS, dengan perbaikan pada berbagai isu pemberdayaan wanita oleh negara-negara berkembang.

"Kami di AS berpikir tentang bantuan pembangunan kami melalui lensa pencapaian tujuan untuk kemandirian setiap negara," kata Ivanka di depan ratusan peserta dalam pertemuan itu.

Dia menambahkan, "Dan Anda tak dapat mencapai kemandirian dan kemampuan satu negara untuk menjadi mitra dagang jika Anda tidak sepenuhnya menyadari potensi 50% populasi Anda dan faktanya memiliki banyak penghalang bagi mereka untuk menyadari potensi itu."

Trump pada 2017 meluncurkan dana entrepreneurship wanita bersama Bank Dunia dan 13 negara lainnya, diikuti tahun ini dengan proyek senilai USD50 juta yang bertujuan menjangkau 50 juta wanita pada 2025. AS mendorong setiap negara mengubah hukum yang melarang wanita memiliki properti, menggunakan transportasi, mengakses struktur legal dan mendapat akses kredit.

Meski demikian, berbagai upaya itu mendapat kritik dari banyak kelompok hak asasi manusia (HAM) yang menuduh pemerintahan Trump melemahkan wanita di dalam dan luar negeri. Pemerintahan Trump mendukung pembatasan hak aborsi bagi wanita di AS dan membatasi keharusan kontrasepsi dalam asuransi kesehatan, dan menolak mendanai lembaga yang secara global terkait aborsi.
(sfn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
7 menit yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
1 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
4 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
4 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
5 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved