Akhirnya, Inggris-Uni Eropa Capai Kesepakatan Soal Brexit

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 01:04 WIB
Akhirnya, Inggris-Uni...
Akhirnya, Inggris-Uni Eropa Capai Kesepakatan Soal Brexit
A A A
BRUSSELS - Para pemimpin Uni Eropa (UE) dengan suara bulat memberikan dukungan untuk kesepakatan Brexit dengan Inggris. Keputusan ini memberikan tanggung jawab kepada Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, untuk mengamankan persetujuan parlemen Inggris untuk kesepakatan dalam pemungutan suara dalam waktu dua hari.

Negosiator Inggris dan UE mencapai kesepakatan setelah melakukan pembicaraan selama beberapa hari dan diskusi selama hampir tiga tahun.

Setelah kesepakatan itu diumumkan, Johnson bergabung dengan 27 pemimpin UE lainnya di pertemuan puncak di Brussel, masing-masing berjabat tangan saat memasuki ruangan dan tertawa serta bercanda dengan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Johnson kemudian meninggalkan mereka untuk memutuskan apakah mereka menyetujui kesepakatan itu. Setelah lebih dari satu jam berdiskusi, para pemimpin mengeluarkan pernyataan bersama untuk mendukungnya.

"Sekarang adalah saatnya bagi kita untuk menyelesaikan Brexit dan kemudian bersama-sama bekerja membangun kemitraan masa depan kita, yang saya pikir dapat menjadi sangat positif baik untuk Inggris maupun Uni Eropa," kata Johnson pada konferensi pers bersama dengan Presiden Komisi UE Jean-Claude Juncker sebelum pertemuan puncak dimulai.

"Saya sangat berharap bahwa sesama anggota parlemen saya di Westminster sekarang datang bersama untuk menyelesaikan Brexit, untuk mendapatkan kesepakatan yang luar biasa ini dan untuk memberikan Brexit tanpa penundaan lagi," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/10/2019).

Juncker mengatakan dia ingin dia agar Brexit disetujui dengan cepat, tanpa perlu perpanjangan tenggat waktu Brexit lebih lanjut. Brexit awalnya seharusnya terjadi pada 31 Maret tahun ini. Sekarang akan berlangsung pada 31 Oktober, selama kesepakatan disetujui oleh parlemen Inggris dan Eropa.

"Tidak boleh ada perpanjangan - itu harus terjadi sekarang," tegas Juncker.

Johnson sekarang perlu mengamankan suara yang dibutuhkan pada sesi parlemen yang luar biasa pada hari Sabtu. Tetapi itu tidak mudah.

Partai Irlandia Utara yang perlu dibantu Johnson untuk meratifikasi perjanjian apa pun, Partai Persatuan Demokratik (DUP), telah menolak untuk mendukungnya, dengan mengatakan itu bukan kepentingan Irlandia Utara.

Pemimpin oposisi utama Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengatakan dia "tidak senang" dengan perjanjian itu dan akan memilih menentangnya. Partai Buruh mengatakan ingin kesepakatan apa pun tunduk pada pemungutan suara publik, tetapi belum mengindikasikan apakah akan mendukung langkah apapun untuk referendum kedua pada hari Sabtu.

Johnson tampaknya berniat menghadirkan parlemen dengan pilihan yang jelas - kesepakatan yang telah dicapai atau tidak ada kesepakatan - dengan harapan mendapatkan suara yang cukup untuk mendapatkan persetujuan.

"Posisi PM adalah bahwa itu adalah kesepakatan baru atau tidak ada kesepakatan tetapi tidak ada penundaan," kata seorang pejabat senior pemerintah Inggris.
(ian)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
3 Alasan Rakyat Inggris...
3 Alasan Rakyat Inggris Menyesal dengan Brexit
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
1 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
4 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
4 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved