Jet F-15 AS Menakut-nakuti Milisi Pro-Turki karena Dekati Pasukan AS

Rabu, 16 Oktober 2019 - 04:55 WIB
Jet F-15 AS Menakut-nakuti...
Jet F-15 AS Menakut-nakuti Milisi Pro-Turki karena Dekati Pasukan AS
A A A
AIN ISSA - Pesawat jet tempur F-15 dan helikopter AH-64 Apache Amerika Serikat (AS) dikirim untuk menakut-nakuti para milisi pro-Turki di Suriah timur laut karena mereka bergerak mendekati pasukan Amerika di Ain Issa, Suriah.

Pentagon mengaku telah mengirim keluhan kepada Ankara atas pergerakan bahaya dari para milisi pro-Turki.

Seorang pejabat AS yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan jet dan helikopter tempur sengaja digunakan sebagai unjuk kekuatan pada hari Selasa. "Setelah gerilyawan melanggar perjanjian untuk tidak mengancam pasukan AS. Keluhan resmi diajukan ke militer Turki melalui saluran diplomatik," kata pejabat itu, seperti dikutip Russia Today, Rabu (16/10/2019).

Meskipun pasukan AS telah menarik diri dari Suriah timur laut selama sepekan terakhir, beberapa personel Pasukan Khusus Amerika terlihat masih di daerah Ain Issa, yang terletak di kawasan jalan M-4. Wilayah itu merupakan area strategis yang berada di antara wilayah perbatasan Suriah-Turki dan Raqqa, bekas "ibu kota" kelompok Islamic State atau ISIS.

Pekan lalu, Turki meluncurkan invasi yang diberi nama "Operation Peace Spring" yang diklaim Ankara bertujuan untuk membangun zona aman di dalam wilayah Suriah, terutama di wilayah yang dikuasai milisi Kurdi. Ankara menganggap para milisi Kurdi sebagai teroris.

Para milisi pro-Turki itu diduga merupakan "militan jihad" yang juga memerangi pasukan Kurdi pada tahun 2016 selama Ankara meluncurkan invasi dengan nama "Operation Euphrates Shield" di Afrin, Suriah.

Media-media Barat sebelumnya menyebut para militan pro-Turki itu sebagai "pemberontak moderat" Suriah. Namun, seorang pejabat senior AS pada hari Selasa menyebut mereka penjahat dan perompak yang harus disapu bersih dari muka Bumi.

Sementara itu, pasukan Kurdi telah mencapai kesepakatan dengan pasukan pemerintah Suriah untuk pindah ke perbatasan dan memblokir gerilyawan pro-Turki.

Sebelumnya, AS memblokir segala upaya untuk mengembalikan wilayah yang dibebaskan dari ISIS oleh pasukan Kurdi kepada pemerintah di Damaskus, karena wilayah itu mengandung sumber daya minyak dan area pertanian.
(mas)
Berita Terkait
Yordania Akui Ikut Gabung...
Yordania Akui Ikut Gabung AS dalam Membombardir Suriah dengan Target ISIS
AS: Operasi Militer...
AS: Operasi Militer Turki ke Suriah Mengancam Stabilitas Regional
Suriah Sebut Setiap...
Suriah Sebut Setiap Serangan Turki Sama dengan Kejahatan Perang
AS Prihatin Turki Terus...
AS Prihatin Turki Terus Gempur Basis Kurdi di Suriah
AS Dukung Operasi Militer...
AS Dukung Operasi Militer Turki di Suriah Meski Persulit Kurdi
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
27 menit yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
1 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
1 jam yang lalu
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
2 jam yang lalu
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
3 jam yang lalu
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved