AS Dorong Muhammadiyah Suarakan Pelanggaran HAM di Xinjiang

Selasa, 15 Oktober 2019 - 20:42 WIB
AS Dorong Muhammadiyah...
AS Dorong Muhammadiyah Suarakan Pelanggaran HAM di Xinjiang
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) mendorong pihak Muhammadiyah untuk terus menyuarakan keprihatinan atas pelanggaran HAM yang dilakukan China terhadap etnis Uighur di Xinjiang. Dorongan itu disampaikan Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr saat bertemu Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Donovan, yang ditemui di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menuturkan, dia dan Haedar membahas sejumlah isu, mulai dari bilateral hingga isu internasional.

"Muhammadiyah memberikan contoh kuat kepada dunia tentang penghormatan kemerdekaan beragama dan keberagaman. Nilai bersama yang dijunjung Indonesia dan AS. Kami tadi membahas berbagai permasalahan, termasuk kerjasama antara Muhammadiyah dan Kedutaan Besar AS, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Kami juga membahas kemitraan sukses, seperti contohnya lokakarya literasi media bidang anti korupsi dan program kesehatan publik," ucap Donovan.

"Saya juga tadi membahas beberapa masalah internasional dan mendorong Muhammdiyah untuk terus menyuarakan keprihatinan atas aksi represif yang dilakukan terhadap minoritas Uighur di China. Kami sepakat akan bertemu lagi, untuk bekerja sama untuk mengatasi masalah ini," sambungnya pada Selasa (15/10/2019).

Ketika disinggung apakah dia juga telah membahas masalah Xinjiang dengan pemerintah Indonesia, Donovan mengaku telah membahasnya. Namun, Donovan menolak memberikan keterangan mengenai sikap atau respon Indonesia mengenai masalah ini.

"Saya tidak akan mengkarakterisasi tanggapanya. Tidak adil jika saya melakukannya. Tapi yang pasti, kami menyampaikan keprihatinan kami tentang apa yang terjadi, bukan hanya di Xinjiang, tapi juga di Kazakstan dan di tempat lainnya," ungkapnya.

Lalu, saat ditanya apakah ada kerjasama dengan Muhammadiyah soal Xinjiang. Dia mengatakan tidak ada kerjasama dan menyebut dirinya hanya mendorong Muhammadiyah untuk terus menyuarakan isu ini.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
56 menit yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
4 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
5 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
7 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
8 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved