Liga Arab Tolak Operasi Militer Turki di Suriah Utara

Kamis, 10 Oktober 2019 - 03:32 WIB
Liga Arab Tolak Operasi...
Liga Arab Tolak Operasi Militer Turki di Suriah Utara
A A A
KAIRO - Liga Arab menyatakan penolakannya terhadap oeprasi militer Turki di Suriah utara. Liga Arab mengatakan operasi militer itu melanggar kedaulatan negara yang dilanda perang.

"Turki seharusnya tidak melakukan operasi militer seperti itu terlepas dari dalih yang digunakannya untuk pembenaran," kata Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab Hossam Zaki dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (10/10/2019).

Pernyataan Zaki datang beberapa jam setelah Turki melancarkan serangan militer yang dijuluki "Operasi Damai Musim Semi" terhadap pasukan Kurdi di Suriah utara yang berbatasan dengan Turki selatan. Ankara pasukan Kurid sebagai teroris.

Pejabat Liga Arab juga menyesalkan ketidakmampuan badan pan-Arab itu untuk memainkan peran aktif di Suriah setelah keanggotaan Damaskus ditangguhkan pada 2011 atas tindakan keras terhadap protes.

Zaki menjelaskan bahwa ketua Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit mencoba untuk melibatkan organisasi itu dalam penyelesaian krisis Suriah tetapi upaya sejauh ini tidak cukup berhasil.

Organisasi Arab yang berbasis di Kairo itu mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya pada hari Rabu, sebelum operasi Turki dimulai, bahwa langkah Ankara akan menjadi pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Suriah dan ancaman serius bagi integritas teritorial Suriah.

Pernyataan itu menambahkan bahwa serangan semacam tersebut dapat menyebabkan lebih memburuknya kondisi kemanusiaan dan keamanan di Suriah, memicu lebih banyak konflik dan memungkinkan Negara Islam (IS) mengembalikan sebagian kekuatannya.

"Intervensi asing di Suriah dari pihak mana pun ditolak dan dikutuk," pernyataan Liga Arab menekankan, mendesak semua pihak untuk membuka jalan bagi proses politik di Suriah alih-alih eskalasi militer yang lebih banyak.

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pada hari Rabu bahwa operasi di Suriah utara dilakukan bekerja sama dengan Tentara Nasional Suriah.

Ankara memandang Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG) sebagai teroris yang bersekutu dengan Partai Pekerja Kurdistan Turki (PKK), menurut Erdogan.

Pasukan Kurdi adalah sekutu utama Amerika Serikat (AS) dalam memerangi IS di Suriah. Itulah sebabnya Kurdi, serta kritikus terhadap Presiden AS Donald Trump, menganggap penarikan pasukan AS baru-baru ini dari Suriah utara menjelang serangan Turki adalah pengkhianatan.
(ian)
Berita Terkait
6 Alasan Fundamental...
6 Alasan Fundamental Mengapa Pemimpin Arab Takluk kepada Presiden Suriah
Saudi Bangun Koridor...
Saudi Bangun Koridor Udara untuk Salurkan Bantuan ke Korban Gempa Turki-Suriah
Liga Arab Tuding Turki...
Liga Arab Tuding Turki Tiru Cara Iran Intervensi Urusan Dunia Arab
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Saudi Akan Bangun 3.000...
Saudi Akan Bangun 3.000 Rumah Sementara untuk Korban Gempa Turki-Suriah
Presiden Bashar al-Assad...
Presiden Bashar al-Assad Sambangi Arab Saudi, Pertama Kali sejak Perang Suriah Pecah
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
29 menit yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
1 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
3 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved