Utusan AS Dilaporkan Bertemu dengan Taliban di Pakistan

Minggu, 06 Oktober 2019 - 09:07 WIB
Utusan AS Dilaporkan...
Utusan AS Dilaporkan Bertemu dengan Taliban di Pakistan
A A A
ISLAMABAD - Sebuah delegasi Taliban dilaporkan bertemu dengan utuasan khusus Amerika Serikat (AS) untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad selama lebih dari dua jam. Ini adalah kontak pertama keduanya setelah Presiden Donald Trump membatalkan pembicaraan bulan lalu.

Trump menghentikan pembicaraan menyusul kematian seorang tentara AS dan 11 lainnya dalam serangan bom Taliban di Kabul. Pembicaraan itu sendiri bertujuan untuk menarik pasukan AS dari Afghanistan dengan imbalan jaminan keamanan Taliban.

Menurut Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan bahwa Taliban akan bertemu dengan Khalilzad selama kunjungan mereka ke Islamabad. Namun, Qureshi mengaku tidak mengetahui apa yang mereka diskusikan dan kapan tepatnya pertemuan itu berlangsung.

Sekedar informasi, delegasi Taliban yang dipimpin oleh salah satu pendiri kelompok itu Mullah Abdul Ghani Baradar bertemu dengan Menteri Luar Negeri Pakistan pada hari Kamis lalu. Kedua pihak lantas menyerukan dimulainya kembali perundingan sesegera mungkin.

"Mereka akan bertemu Zalmay Khalilzad. Saya pikir itu mungkin terjadi. Saya berharap mereka bertemu," katanya.

Dia menambahkan bahwa Taliban menganggap mereka telah mematuhi perjanjian tentatif yang ditandatangani dengan Khalilzad di Qatar sebelum Trump menyerukan penghentian pembicaraan.

"Mereka siap untuk memiliki komitmen mereka," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (6/10/2019).

Kedutaan AS di Islamabad dan Departemen Luar Negeri di Washington menolak berkomentar apakah ada pertemuan antara Taliban dan Khalilzad.

Perwakilan Departemen Luar Negeri mengatakan Khalilzad telah menghabiskan beberapa hari di Islamabad minggu ini untuk konsultasi dengan pihak berwenang di Pakistan, tetapi pertemuannya di Islamabad tidak mewakili proses baru dalam proses perdamaian Afghanistan.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, tidak mengkonfirmasi atau menyangkal bahwa Taliban telah bertemu Khalilzad. Ia menambahkan bahwa delegasi Taliban masih di Islamabad untuk pertemuan.

Sumber pemerintah Pakistan mengatakan bahwa Pakistan akan melakukan apa pun yang mungkin untuk membuat para pemangku kepentingan, termasuk Rusia dan China, bisa bertemu dan bekerja dengan jaminan setiap pengaturan perdamaian yang berhasil.

"Taliban ingin semua pemangku kepentingan seperti Amerika, Rusia, China untuk duduk bersama dan memberikan beberapa jaminan bahwa segala kesepakatan yang dilakukan dan ditandatangani tidak akan didukung sebelum mereka melanjutkan negosiasi," katanya.

Sumber itu menambahkan bahwa pemerintah Pakistan juga berusaha memastikan pemerintah Afghanistan dilibatkan.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengeluh tentang Taliban yang menolak pemerintahannya dilibatkan dalam pembicaraan sebelumnya.

AS telah lama menganggap kerja sama Pakistan penting untuk mengakhiri perang di Afghanistan.

Sebelum pembicaraan terhenti, AS dan Taliban mengatakan bulan lalu mereka hampir mencapai kesepakatan, meskipun ada kekhawatiran di antara beberapa pejabat keamanan AS dan di pemerintah Afghanistan bahwa penarikan AS dapat membawa lebih banyak konflik dan kebangkitan faksi-faksi militan Islam.
(ian)
Berita Terkait
AS Minta Bantuan Pakistan...
AS Minta Bantuan Pakistan Dalam Proses Perdamaian Afghanistan
Dinilai Masih Jadi Sarang...
Dinilai Masih Jadi 'Sarang' Teroris, AS Tetap Tangguhkan Bantuan Keamanan pada Pakistan
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Taliban Sebut Drone...
Taliban Sebut Drone AS Masuk Afghanistan Melalui Wilayah Udara Pakistan
Senator Pakistan: AS...
Senator Pakistan: AS Terpuruk Saat Ini karena Kebodohan dan Kesombongan
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
13 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved