Taliban Sebut Drone AS Masuk Afghanistan Melalui Wilayah Udara Pakistan

Minggu, 28 Agustus 2022 - 20:20 WIB
loading...
Taliban Sebut Drone...
Taliban Sebut Drone AS Masuk Afghanistan Melalui Wilayah Udara Pakistan. FOTO/Reuters
A A A
KABUL - Penjabat Menteri Pertahanan Taliban , Mullah Mohammad Yaqoob mengatakan, Pakistan mengizinkan pesawat tak berawak Amerika Serikat (AS) menggunakan wilayah udaranya untuk mengakses Afghanistan, tuduhan yang baru-baru ini dibantah Pakistan menyusul serangan udara AS di Kabul.

Yaqoob mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers di Kabul, Minggu (28/8/2022), bahwa pesawat tak berawak AS telah memasuki Afghanistan melalui Pakistan.

Baca: Taliban soal Hak Perempuan: Kami Islam, Tak Bisa Disamakan dengan Eropa

“Menurut informasi kami, drone masuk melalui Pakistan ke Afghanistan, mereka menggunakan wilayah udara Pakistan. Kami meminta Pakistan, jangan gunakan wilayah udara Anda untuk melawan kami,” katanya, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Kementerian Luar Negeri Pakistan tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara pihak berwenang Pakistan membantah terlibat atau mengetahui lebih jauh serangan pesawat tak berawak yang menurut AS dilakukan di Kabul pada Juli lalu, yang menewaskan pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved