Duterte Beri Rp268 Juta bagi Penangkap Penjahat Hidup atau Mati

Jum'at, 20 September 2019 - 05:08 WIB
Duterte Beri Rp268 Juta...
Duterte Beri Rp268 Juta bagi Penangkap Penjahat Hidup atau Mati
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menawarkan hadiah uang tunai bagi warganya yang bisa menangkap penjahat baik dalam keadaan hidup atau mati. Dia akan memberi hadiah 1 juta peso atau lebih dari Rp268 juta per satu penjahat yang ditangkap

Presiden, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (20/9/2019), menekankan bahwa dia tidak mengharapkan warganya berbelas kasih kepada para penjahat.

"Hadiah satu juta (peso) tersedia bagi mereka yang bisa menangkap (penjahat) hidup atau mati. Tapi mungkin mati akan menjadi pilihan yang lebih baik. Saya akan membayar Anda dengan tersenyum," katanya.

Tidak setiap penjahat memenuhi syarat untuk diburu guna mendapatkan hadiah seperti yang ditawarkan Duterte. Para penjahat berhadiah adalah mereka yang secara salah diampuni dan dibebaskan dalam sebuah kesalahan peradilan yang baru-baru ini terjadi di Filipina.

Ada sekitar 1.700 penjahat yang menjalani hukuman karena kejahatan serius, seperti pemerkosaan, pembunuhan, penculikan, dan pembakaran. Kurang dari 700 dari mereka menyerahkan diri ketika pengampunan untuk mereka dicabut karena proses pemberian ampunan dilakukan oleh peradilan yang salah.

Kata-kata kasar Duterte tentang bagaimana warga negara Filipina harus memperlakukan para penjahat telah diperhalus oleh Menteri Kehakiman Menardo Guevarra. Menteri itu menyerukan untuk tidak menangkap penjahat hidup atau mati secara harfiah dan menekankan bahwa penangkapan secara damai harus digunakan hanya dengan menggunakan "kekuatan yang masuk akal".

Ini bukan pertama kalinya Duterte menyarankan warganya untuk bertindak sebagai "pasukan". Pada awal bulan ini, dia meminta orang-orang Filipina untuk menembak para pejabat yang korupsi.

Duterte berjanji bahwa warga yang menembak koruptor tidak akan menerima hukuman penjara selama pejabat yang korupsi itu selamat. "Jangan bunuh mereka," katanya.

Duterte terpilih sebagai presiden Filipina dengan janji kampanye memerangi kejahatan, terutama perdagangan narkoba. Selama perang terhadap narkoba dikobarkan di Filipina, Duterte dikecam beberapa aktivis dan LSM karena dalam perang melawan narkoba terjadi banyak pembunuhan di luar hukum.
(mas)
Berita Terkait
Mundur dari Dunia Politik,...
Mundur dari Dunia Politik, Duterte Calonkan Putrinya Jadi Capres
Larang Putrinya Nyapres,...
Larang Putrinya Nyapres, Duterte: Ini Bukan untuk Perempuan
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
PBB: Puluhan Ribu Tewas...
PBB: Puluhan Ribu Tewas dalam Perang Narkoba di Filipina
Sara Duterte Resmi Dilantik...
Sara Duterte Resmi Dilantik sebagai Wakil Presiden Filipina yang Baru
Putra Mendiang Diktator...
Putra Mendiang Diktator Marcos Maju dalam Pilpres Filipina
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
36 menit yang lalu
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
1 jam yang lalu
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
2 jam yang lalu
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
5 jam yang lalu
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved