Kapal Induk Baru Inggris HMS Prince of Wales Berlayar Perdana

Jum'at, 20 September 2019 - 02:44 WIB
Kapal Induk Baru Inggris...
Kapal Induk Baru Inggris HMS Prince of Wales Berlayar Perdana
A A A
LONDON - Kapal induk terbaru Inggris, HMS Prince of Wales, dijadwalkan berlayar untuk pertama kalinya dalam uji coba di laut luas. Saudara dari kapal induk HMS Queen Elizabeth itu telah keluar dari galangan kapal Rosyth pada Kamis petang.

HMS Prince of Wales dibangun dengan dana sekitar 3 miliar poundsterling (lebih dari Rp52,9 triliun). Kapal telah memasuki Firth of Forth pada Kamis sore menjelang uji coba di laut luas di timur laut Skotlandia.

Kapal induk terbaru Inggris ini panjangnya 280 meter (919 kaki) dan berat 65.000 ton.

HMS Prince of Wales dan HMS Queen Elizabeth menjadi dua kapal induk terbesar yang dibangun untuk Angkatan Laut Kerajaan Inggris dari yang pernah ada sebelumnya.

Kedua kapal itu lebih panjang dari gedung Parlemen. Keduanya bisa memuat tiga lapangan sepakbola di setiap geladak penerbangan yang besar.

HMS Prince of Wales dan HMS Queen Elizabeth dibangun untuk membawa hingga 36 jet tempur siluman F-35 serta helikopter. Namun, pada kenyataannya mereka akan secara rutin berlayar dengan kurang dari setengah jumlah jet tempur tersebut.

Angkatan Laut dan pemerintah Inggris percaya bahwa kedua kapal itu sebagai perwujudan ambisi global maritim negara tersebut. Namun, para pengkritik mengklaim bahwa kedua kapal tidak akan cocok dengan kebutuhan dan kemampuan Inggris.

Setelah keluar dari galangan kapal, HMS Prince of Wales akan "duduk" di jangkar, sebelum mengajukan uji coba pada minggu ini.

HMS Prince of Wales, yang akan berbasis di Portsmouth, dirakit di Rosyth dari 52 blok yang dibangun oleh enam galangan kapal di seluruh Inggris, dengan konstruksi dimulai pada 2011.

Menteri pemerintah Inggris untuk pengadaan pertahanan, Anne-Marie Trevelyan, mengatakan operator baru itu memberi Inggris "kemampuan terkemuka dunia".

"Kapal induk baru itu secara efektif merupakan lapangan terbang terapung yang dapat memberikan kekuatan tempur yang kredibel di mana saja di dunia serta mendukung operasi diplomatik dan kemanusiaan," katanya, dikutip BBC, Jumat (20/9/2019).

Trevelyan menambahkan, begitu kedua kapal induk itu beroperasi penuh, salah satu operator akan berada dalam kondisi siap setiap saat.
(mas)
Berita Terkait
Bawa Jet Tempur Siluman...
Bawa Jet Tempur Siluman F-35, Kapal Induk Inggris Singgah di Dekat Indonesia
Kapal Induk Inggris...
Kapal Induk Inggris Pulang Tanpa Jet Tempur Siluman F-35 Rp1,9 Triliun
Jet Tempur F-35 Inggris...
Jet Tempur F-35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania
Kapal Induk Inggris...
Kapal Induk Inggris Angkut Jet Tempur Siluman F-35 Mampir di Guam
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 Inggris Bakal Dilengkapi Rudal Maut SPEAR3
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 Australia dan Kapal Induk Inggris Bakal Unjuk Kekuatan dalam Latihan Perang FPDA
Berita Terkini
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
25 menit yang lalu
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
49 menit yang lalu
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
1 jam yang lalu
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
1 jam yang lalu
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
2 jam yang lalu
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved