Kalah Pemilu, Netanyahu Batalkan Kehadirannya di Sidang Umum PBB

Kamis, 19 September 2019 - 08:44 WIB
Kalah Pemilu, Netanyahu...
Kalah Pemilu, Netanyahu Batalkan Kehadirannya di Sidang Umum PBB
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membatalkan kunjungan ke Sidang Umum PBB di New York minggu depan di tengah ketidakpastian politik di Israel. Netanyahu tampaknya gagal memenuhi mayoritas kursi pemerintah dalam pemilu.

Di tengah laporan pada Rabu sore waktu setempat yang menyatakan Netanyahu telah membatalkan perjalanannya ke Majelis Umum PBB, seorang pejabat pemerintah Israel mengatakan: "Karena keadaan politik, perdana menteri tidak melakukan perjalanan ke Sidang Umum PBB," seperti dikutip dari NBC News, Kamis (19/9/2019).

Netanyahu dijadwalkan untuk berbicara Kamis depan, hanya tiga slot di belakang Presiden Palestina Mahmoud Abbas, sesuai dengan jadwal Sidang Umum. Ia juga diharapkan untuk bertemu dengan Trump di sela-sela pertemuan.

Menurut The Jerusalem Post, Menteri Luar Negeri Israel Yisrael Katz akan menggantikan Netanyahu untuk berbicara di PBB.

Dengan lebih dari 90 persen suara telah dihitung, cengkeraman Netanyahu selama satu dekade pada kekuasaan tampaknya tergelincir. Menurut Komite Pemilihan Pusat Partai Likud Netanyahu diperkirakan hanya akan memenangkan 31 kursi, sementara saingan utamanya yaitu Partai Biru dan Putih mendapatkan 32 kursi.

Hasil ini bisa memberikan jalan bagi pesaing Netanyahu, pemimpin Partai Biru dan Putih Benny Gantz, untuk pertama kalinya membentuk pemerintahan baru dengan syarat ia bisa membentuk koalisi dengan partai lain. Namun belum jelas apakah Gantz akan bergabing dengan partai Likud jika Netanyahu terus menjadi pemimpinnya.

Kedua belah pihak tampaknya akan kekurangan 61 kursi yang diperlukan untuk membentuk koalisi pemerintahan di Parlemen yang memiliki 120 kursi, yang dikenal sebagai Knesset.

Menurut The Jerusalem Post, sekutu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu telah berpartisipasi dalam debat utama Sidang Umum PBB setiap tahun, kecuali satu, sejak ia naik ke tampuk kekuasaan pada 2009. Dalam pidatonya di hadapan Sidang Umum PBB pada 2012, Netanyahu menarik garis merah di diagram bom, sebagai upaya untuk menggambarkan seberapa dekat dia mengklaim Iran mengembangkan senjata nuklir.

Kekalahan dalam pemilu menjadi pertaruhan yang tinggi bagi Netanyahu. Pasalnya ia berpotensi didakwa dalam tiga kasus korupsi. Jika tetap menjadi perdana menteri, ia mungkin bisa mengesahkan undang-undang yang akan memberinya kekebalan. Tetapi jika kalah, ia mungkin akan duduk di kursi pesakitan pengadilan dan bahkan menghabiskan waktu di penjara.

Hasil pemilu Israel juga dapat memiliki implikasi besar bagi Timur Tengah pada saat ketegangan baru muncul antara Amerika Serikat dan Iran.

Gantz, mantan kepala staf angkatan darat, berkampanye dengan janji pemerintah yang bersih dan keharmonisan sosial. Dia telah menyerukan untuk mengejar perdamaian dengan Palestina sambil menjaga keamanan Israel.
(ian)
Berita Terkait
Kediaman Pribadi PM...
Kediaman Pribadi PM Netanyahu Dikepung Massa Aksi Anti-Pemrintahan Israel
Massa Aksi Pro-Palestina...
Massa Aksi Pro-Palestina di Washington Tolak Kunjungan PM Israel Netanyahu
Tertunda Tiga Bulan,...
Tertunda Tiga Bulan, Sidang Kasus Korupsi Netanyahu Kembali Dilanjutkan
PM Israel Benjamin Netanyahu...
PM Israel Benjamin Netanyahu Diadili Atas Tuduhan Korupsi
Muncul di Persidangan...
Muncul di Persidangan Kasus Korupsi, Netanyahu: Saya Dijebak!
Oposisi Israel Deklarasikan...
Oposisi Israel Deklarasikan Pemerintahan Baru, Bersiap Gulingkan Netanyahu
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
24 menit yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
1 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
2 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
4 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
5 jam yang lalu
Infografis
Tiga Alasan Netanyahu...
Tiga Alasan Netanyahu Tak Berani Melanjutkan Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved