Putra Mahkota Saudi Siap Balas Serangan pada Kilang Minyak

Minggu, 15 September 2019 - 13:49 WIB
Putra Mahkota Saudi...
Putra Mahkota Saudi Siap Balas Serangan pada Kilang Minyak
A A A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman mengatakan, pihaknya siap untuk merespon serangan terhadap dua kilang minyak milik Aramco di provinsi Abqaiq dan Khura. Hal itu disampaikan Mohammed bin Salman saat melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Baca juga: Diserang 2 Pesawat Nirawak, Dua Pabrik Aramco Saudi Terbakar
"Kami bersedia dan mampu menghadapi dan menangani agresi teroris ini," kata Mohammed Bin Salman dalam pembicaraan itu, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (15/9).
Abqaiq, 60 km sebelah barat daya Dhahran, terdapat pabrik pemrosesan minyak terbesar di dunia. Sedangkan Khurais, 190 km di wilayah barat daya negara tersebut, memiliki ladang minyak terbesar kedua di Saudi.
Trump dalam pembicaraan itu menegaskan bahwa Washington bersekutu dengan Riyadh dan mendukung kerajaan. Ia menekankan dampak negatif serangan tersebut terhadap AS dan ekonomi global.
Gedung Putih kemudian mengkonfirmasi bahwa Trump telah menawarkan dukungan untuk pasukan militer Saudi.
Baca juga: Trump Tawarkan Bantuan ke Saudi Balas Serangan Drone Houthi

"AS mengecam keras serangan hari ini pada infrastruktur energi kritis. Tindakan kekerasan terhadap wilayah sipil dan infrastruktur yang vital bagi ekonomi global hanya memperdalam konflik dan ketidakpercayaan," juru bicara Gedung Putih Judd Deere mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo menuding Iran berada dibalik serangan itu. Pompeo menuturkan, Iran berada di balik hampir 100 serangan terhadap Arab Saudi sementara Hassan Rouhani dan Mohammad Javad Zarif berpura-pura terlibat dalam diplomasi.

Baca juga: Pompeo Tuding Iran di Balik Serangan pada Kilang Minyak Saudi

"Di tengah semua seruan untuk de-eskalasi, Iran kini telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia. Tidak ada bukti serangan datang dari Yaman," ucapnya.
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
14 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
59 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
2 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved