Peringati 11 September, AS Jatuhkan Sanksi kepada Hamas dan IRGC

Rabu, 11 September 2019 - 09:16 WIB
Peringati 11 September,...
Peringati 11 September, AS Jatuhkan Sanksi kepada Hamas dan IRGC
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi baru terhadap sejumlah kelompok besar teroris dan pendukungnya, termasuk kelompok pembebasan Palestina Hamas dan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Pengumuman itu dilakukan pada malam peringatan 18 tahun serangan 11 September.

Dalam sebuah pernyataan, Departemen Keuangan AS mengatakan sasaran sanksi tersebut termasuk 15 pemimpin, individu dan entitas yang berafiliasi dengan kelompok-kelompok seperti Hamas, al-Qaeda, Negara Islam (ISIS) dan IRGC Iran.

Sanksi diterapkan menggunakan alat-alat baru dari perintah eksekutif yang baru-baru ini diperbarui oleh Presiden AS Donald Trump.

"Sejak serangan mengerikan 11 September, pemerintah AS telah memfokuskan kembali upaya kontraterorismenya untuk terus beradaptasi dengan ancaman yang muncul," kata Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dalam pernyataan itu.

"Perintah Eksekutif anti-terorisme modern Presiden Trump meningkatkan otoritas yang kami gunakan untuk menargetkan keuangan kelompok-kelompok teror dan para pemimpin mereka untuk memastikan sanksi terhadap mereka sekuat mungkin," terang Mnuchin seperti dilansir dari Reuters, Rabu (11/9/2019).

Para pemimpin yang dikenai sanksi termasuk kepala kantor keuangan Hamas Zaher Jabarin yang berbasis di Turki, dan Muhammad Sa'id Izadi, kepala kantor Pasukan Quds IRGC Palestina di Lebanon.

"Sasaran sanksi juga termasuk anggota al-Qaeda yang berbasis di Brazil, warga negara Maladewa yang merekrut simpatisan ISIS yang aktif di Afghanistan, dan seorang agen afiliasi ISIS di Filipina," kata pernyataan itu.

Beberapa rumah pertukaran, dan perusahaan perhiasan di Turki selatan, juga dijatuhkan sanksi oleh Departemen Keuangan AS.

Dengan dijatuhkannya sanksi tersebut berarti properti apa pun yang dimiliki oleh target di Amerika Serikat akan diblokir dan warga AS dilarang melakukan transaksi bisnis dengan mereka.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Hamas Siap Memulai Dialog...
Hamas Siap Memulai Dialog dengan Amerika Serikat
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Berita Terkini
IRGC Izinkan 24 Kapal...
IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Markas Besar Militer...
Markas Besar Militer Iran Peringatkan Pembalasan Jika Israel Serang Pinggiran Selatan Beirut
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Keamanan...
Piala Dunia 2026: Keamanan Ekstra saat Laga Iran di Los Angeles
4 jam yang lalu
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
6 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
7 jam yang lalu
5Keunggulan Robot Humanoid...
5Keunggulan Robot Humanoid MK-1 yang Dijuluki Prajurit Super AS
7 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved