Serangan Udara Hantam Penjara Yaman, 100 Orang Dilaporkan Tewas

Senin, 02 September 2019 - 08:17 WIB
Serangan Udara Hantam...
Serangan Udara Hantam Penjara Yaman, 100 Orang Dilaporkan Tewas
A A A
SANAA - Rentetan serangan udara menghantam sebuah penjara di Yaman. Palang Merah Internasional (IRC) melaporkan korban tewas tercatat sedikitnya 100 orang.

IRC menuding serangan udara dilakukan oleh Koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi. Serangan terjadi hari Minggu dan dianggap sebagai serangan paling mematikan di Yaman pada tahun ini.

Fasilitas penjara yang diserang berada di Kota Dhamar. Fasilitas itu menampung sekitar 170 tahanan.

"Kami memperkirakan lebih dari 100 orang tewas," kata kepala IRC di Yaman, Franz Rauchenstein, kepada AFP, yang dilansir Senin (2/9/2019). Rauchenstein mengatakan bahwa tim penyelamat sedang menyisir puing-puing bangunan untuk mencari korban selamat, tetapi peluang mereka untuk berhasil sangat kecil.

Sebelumnya, IRC mengirim tim medis ke lokasi serangan dengan membawa pasokan medis untuk merawat 100 orang dan menyediakan 200 kantong mayat.

"Peristiwa hari ini adalah sebuah tragedi. Harga manusia dari perang ini tidak tertahankan. Kami memintanya untuk berhenti," kata Martin Griffiths, Utusan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Yaman."Saya berharap Koalisi akan meluncurkan penyelidikan atas insiden ini. Akuntabilitas perlu."

Sementara itu, Koalisi Arab yang telah melancarkan serangan udara melawan pemberontak Houthi selama empat tahun terakhir, mengklaim bahwa pihaknya menargetkan fasilitas militer pemberontak. "Sesuai dengan hukum humaniter internasional," kata koalisi.

Serangan hari Minggu terjadi ketika Menteri Luar Negeri Swedia Margot Wallstrom berada di Yordania dalam sebuah misi untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai untuk mengakhiri konflik Yaman. Swedia telah berperan sebagai mediator dalam konflik tersebut sejak kesepakatan damai yang diperantarai PBB ditandatangani di Stockholm Desember lalu.
(mas)
Berita Terkait
Arab Saudi Kerahkan...
Arab Saudi Kerahkan Uang dan Pengaruh di Yaman setelah Mengusir UEA
Koalisi Saudi Gempur...
Koalisi Saudi Gempur Yaman Habis-habisan setelah Houthi Serang Abu Dhabi
Dikritik Arab Saudi,...
Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman
Arab Saudi dan Uni Emirat...
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dari Saudara Menjadi Rival...
Negara-negara Arab yang...
Negara-negara Arab yang Tidak Mendukung Houthi Yaman
Koalisi Arab Saudi Gempur...
Koalisi Arab Saudi Gempur Ibu Kota Yaman, Balas Serangan Houthi
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
1 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
5 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
5 jam yang lalu
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved