Gibraltar Tolak Permintaan AS untuk Sita Kapal Tanker Iran

Senin, 19 Agustus 2019 - 01:36 WIB
Gibraltar Tolak Permintaan...
Gibraltar Tolak Permintaan AS untuk Sita Kapal Tanker Iran
A A A
GIBRALTAR - Pemerintah Gibraltar telah menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk menyita sebuah kapal tanker minyak Iran. Menurut Gibraltar, sanksi AS terhadap Iran tidak berlaku di Uni Eropa (UE). Gibraltar tidak dapat memenuhi permintaan AS karena hukum Eropa.

"Ketidaksanggupan Otoritas Pusat untuk memenuhi pesanan yang diminta adalah hasil dari operasi hukum Uni Eropa dan perbedaan dalam sanksi yang berlaku untuk Iran di UE dan AS," kata pemerintah Gibraltar dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (18/8).

"Sanksi UE terhadap Iran - yang berlaku di Gibraltar - jauh lebih sempit daripada yang berlaku di AS," lanjut pernyataan itu. Pemerintah Gibraltar mengaku telah menerima jaminan tertulis dari Iran, bahwa kapal itu tidak akan menuju ke negara-negara "yang dikenai sanksi Uni Eropa".

Keputusan Gibraltar ini datang di tengah perselisihan diplomatik antara Teheran dan Eropa. Sebelumnya, Marinir Kerajaan Inggris telah menyita kapal itu Gibraltar pada bulan Juli, karena diduga membawa minyak ke Suriah, sekutu dekat Iran. Tindakan ini dianggap melanggar sanksi Uni Eropa.

Penahanan selama 43 hari itu berakhir pekan lalu. Tetapi pada hari Jumat, Pengadilan AS mengeluarkan surat perintah untuk penyitaan kapal tanker itu, dengan alasan bahwa kapal tersebut memiliki hubungan dengan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, yang oleh Washington telah ditetapkan sebagai organisasi "teroris".

Iran sendiri membantah kapal tanker itu pernah diarahkan menuju ke Suriah. Teheran mengaku siap untuk mengirim armada Angkatan Laut untuk mengawal kapal tanker itu, yang sekarang dinamai Adrian Darya-1. Sebelumnya, kapal itu bernama , Grace 1.

Rekaman video dan foto-foto menunjukkan kapal tanker itu mengibarkan bendera Iran, dan mengusung nama baru di lambung kapal. Kapal itu juga dilaporkan masih membuang jangkar.
(esn)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
12 menit yang lalu
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
43 menit yang lalu
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
1 jam yang lalu
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
2 jam yang lalu
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
3 jam yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved