Koalisi Pimpinan Saudi Serang Aden, 40 Warga Sipil Tewas
Senin, 12 Agustus 2019 - 04:40 WIB
Koalisi Pimpinan Saudi Serang Aden, 40 Warga Sipil Tewas
A
A
A
ADEN - Puluhan warga sipil telah terbunuh atau terluka di pelabuhan Aden, Yaman selama beberapa hari terakhir. Menurut laporan PBB, setidaknya 40 warga sipil tewas dan 260 lainnya terluka akibat serangan yang dilakukan koalisi pimpinan Arab Saudi.
“Sangat memilukan, bahwa selama Idul Adha, keluarga berduka atas kematian orang yang mereka cintai. Alih-alih merayakan bersama dalam damai dan harmoni,” ujar Lise Grande, Koordinator Kemanusiaan PBB merujuk pada hari suci yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Seperti dikutip dari RT, Laporan itu dikeluarkan PBB, Minggu (11/8), ketika koalisi pimpinan Saudi dilaporkan menyerang pasukan yang loyal kepada Dewan Transisi Selatan (STC), yang merebut istana presiden di distrik Kawah Aden awal pekan ini. Pasukan ini diketahui mendapat sokongan dari Uni Emirat Arab (UEA).
Sebenarnya, STC dan koalisi yang dipimpin Saudi menghadapi musuh yang sama, yakni pemberontak Houthi di Yaman utara. Namun, kedua pihak memiliki pandangan berbeda soal masa depan Yaman. Koalisi pimpinan Arab Saudi berusaha untuk menempatkan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi kembali berkuasa, sementara STC ingin bagian selatan Yaman menjadi negara merdeka.
UEA adalah bagian dari pasukan koalisi, tetapi juga mendukung STC. UEA diketahui telah mempersenjatai dan melatih ribuan pejuang yang setia pada gerakan separatis. Pemerintah Hadi, yang berbasis di Riyadh, mencap pengambilalihan STC di Aden sebagai kudeta yang disponsori UEA dan meminta pimpinan Emirat untuk menarik dukungan mereka terhadap kelompok itu.
“Sangat memilukan, bahwa selama Idul Adha, keluarga berduka atas kematian orang yang mereka cintai. Alih-alih merayakan bersama dalam damai dan harmoni,” ujar Lise Grande, Koordinator Kemanusiaan PBB merujuk pada hari suci yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia.
Seperti dikutip dari RT, Laporan itu dikeluarkan PBB, Minggu (11/8), ketika koalisi pimpinan Saudi dilaporkan menyerang pasukan yang loyal kepada Dewan Transisi Selatan (STC), yang merebut istana presiden di distrik Kawah Aden awal pekan ini. Pasukan ini diketahui mendapat sokongan dari Uni Emirat Arab (UEA).
Sebenarnya, STC dan koalisi yang dipimpin Saudi menghadapi musuh yang sama, yakni pemberontak Houthi di Yaman utara. Namun, kedua pihak memiliki pandangan berbeda soal masa depan Yaman. Koalisi pimpinan Arab Saudi berusaha untuk menempatkan Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi kembali berkuasa, sementara STC ingin bagian selatan Yaman menjadi negara merdeka.
UEA adalah bagian dari pasukan koalisi, tetapi juga mendukung STC. UEA diketahui telah mempersenjatai dan melatih ribuan pejuang yang setia pada gerakan separatis. Pemerintah Hadi, yang berbasis di Riyadh, mencap pengambilalihan STC di Aden sebagai kudeta yang disponsori UEA dan meminta pimpinan Emirat untuk menarik dukungan mereka terhadap kelompok itu.
(esn)