Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman

Rabu, 31 Desember 2025 - 06:33 WIB
loading...
Dikritik Arab Saudi,...
Kendaraan-kendaraan diparkir setelah diturunkan dari kapal tiba dari pelabuhan Al Fujairah ke Pelabuhan Al Mukalla, di Yaman selatan pada 30 Desember 2025. Foto/koalisi pimpinan Arab Saudi
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan mereka akan menarik personel militernya dari Yaman. Langkah ini beberapa jam setelah Arab Saudi menyerang sekutunya di Yaman dan membuat kecaman publik yang sangat jarang terhadap perilaku Abu Dhabi di negara tersebut.

Kementerian pertahanan UEA mengatakan "mengingat perkembangan terkini" mereka mengumumkan "penghentian personel kontra-terorisme yang tersisa di Yaman atas kemauan sendiri".

Kementerian tersebut mengatakan Abu Dhabi telah berpartisipasi dalam koalisi Arab yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sejak 2015.

Dinyatakan, meskipun pasukan UEA sebagian besar telah menyelesaikan peran mereka pada tahun 2019, tim khusus tetap ada untuk bekerja pada "upaya kontra-terorisme" bersama mitra internasional.

Ditambahkan pula, "Mengingat perkembangan terkini dan potensi dampak yang dapat memengaruhi keselamatan dan efektivitas misi kontra-terorisme, Kementerian Pertahanan mengumumkan penghentian tim kontra-terorisme yang tersisa di Yaman atas kemauan sendiri, dengan cara yang memastikan keselamatan personelnya, dan berkoordinasi dengan mitra terkait."

Mohammed al-Basha, ahli Yaman dan pendiri Basha Report, lembaga penasihat risiko yang berbasis di AS, mengatakan sebagian besar pasukan dan peralatan militer UEA ditarik dari Yaman enam tahun lalu.

"Penarikan ini termasuk tank tempur utama, artileri, sistem pertahanan udara Patriot, helikopter, dan helikopter tempur Apache," katanya kepada Middle East Eye.

"Saat ini, UEA hanya mempertahankan kehadiran terbatas yang terdiri dari personel penasihat, intelijen, kontra-terorisme, dan pengintaian yang bergiliran. Ini bukan kekuatan tempur skala besar dan tidak melakukan operasi ofensif besar," ujar dia.

Pada Selasa pagi, Arab Saudi menyerang target milik Dewan Transisi Selatan (STC) di pelabuhan Mukalla. STC adalah kelompok yang didukung UEA yang berupaya mewujudkan Yaman selatan yang merdeka.

Riyadh mengatakan mereka menargetkan senjata dan kendaraan yang tiba di Mukalla dengan kapal yang berasal dari Fujairah, kota pelabuhan di pantai timur UEA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved