Kesal dengan Ancaman AS, Legislator Jerman: Bawa Pulang Nuklir Anda!

Minggu, 11 Agustus 2019 - 17:36 WIB
Kesal dengan Ancaman...
Kesal dengan Ancaman AS, Legislator Jerman: Bawa Pulang Nuklir Anda!
A A A
BERLIN - Amerika Serikat (AS) harus membawa nuklirnya dari Jerman jika benar-benar ingin memindahkan pasukannya ke Polandia. Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota perlemen Jerman menanggapi ancaman AS yang akan menarik pasukannya dari tanah Bavaria.

Menurut anggota parlemen Jerman itu, Berlin dapat menggunakan ultimatum AS sebagai kesempatan untuk mendorong penarikan semua aset Amerika dari negara itu.

"Duta Besar AS benar: pembayar pajak AS tidak harus membayar pasukan AS di Jerman," kata Dietmar Bartsch anggota parlemen Jerman dari partai oposisi seperti dikutip dari RT, Minggu (11/8/2019).

Dia juga menyarankan bahwa potensi penarikan pasukan harus total dan menyeluruh. "Jika Amerika menarik tentara mereka, mereka juga harus menarik senjata nuklir mereka," tegasnya.

"Dan tentu saja, ini harus dibawa pulang dan tidak ke Polandia karena itu akan memicu eskalasi lebih lanjut dalam hubungan kita dengan Rusia, yang tidak melayani kepentingan Eropa dan Jerman," cetusnya.

Anggota parlemen Jerman lainnya juga merasa kesal dengan ultimatum Grenell. Thomas Hitschler, anggota Partai Sosial Demokrat (SPD), menggambarkan pernyataan itu "sangat bermasalah" dan "tidak senonoh." Ia menambahkan bahwa kritik Grenell terhadap kontribusi keuangan Jerman terhadap NATO tidak sesuai dengan kenyataan.

Hitschler menggambarkan bagaimana para pejabat Pentagon memuji komitmen pertahanan Berlin selama kunjungannya ke Washington baru-baru ini.

Sementara sekretaris jenderal SPD, Lars Klingbeil, melangkah lebih jauh, dengan menuduh Grenell mencoba menggertak Berlin.

"Kami tidak akan diperas oleh Amerika," katanya kepada Augsburger Allgemeine.

Perselisihan AS dan Jerman dimulai awal pekan ini ketika Duta Besar AS untuk Berlin Richard Grenell menuntut negara itu meningkatkan pengeluaran pertahanannya.

"Sangat menghina untuk mengharapkan pembayar pajak AS untuk terus membayar lebih dari 50.000 orang Amerika yang ditempatkan di negara Eropa," ujar Grenell.

Pernyataan itu diikuti oleh pernyataan Dubes AS untuk Polandia yang menganjurkan pasukan Amerika untuk dipindahkan ke Polandia, sekutu yang dikatakan tidak seperti Jerman menghabiskan dua persen dari PDBnya untuk NATO.

Selain itu, Jerman juga terlibat perselihan dengan sekutu strategis lamanya itu karena enggan melibatkan diri dalam petualangan militer terbaru Washington. Berlin telah menolak untuk bergabung dengan patroli angkatan laut pimpinan AS dan Inggris di Teluk Persia. Seruan patroli di Teluk Persia muncul setelah Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris sebagai balasan atas kapal induk minyaknya yang ditangkap oleh Inggris di dekat Gibraltar. (Baca juga: Jerman Ogah Gabung Patroli Selat Hormuz, AS Ancam Tarik Pasukan )
(ian)
Berita Terkait
Jerman Beli 60 Helikopter...
Jerman Beli 60 Helikopter Chinook dari Boeing Amerika Serikat
Menlu Amerika Serikat...
Menlu Amerika Serikat Blinken ke Qatar dan Jerman Bahas Afghanistan
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Jerman Mengaku Belum...
Jerman Mengaku Belum Diberitahu AS Soal Rencana Penarikan Pasukan
Merkel: AS Tak Bisa...
Merkel: AS Tak Bisa Lagi Diandalkan, UE Harus Bentuk Sistem Pertahanan Sendiri
Trump Menyetujui Rencana...
Trump Menyetujui Rencana Penarikan 9.500 Pasukan AS dari Jerman
Berita Terkini
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
15 menit yang lalu
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
1 jam yang lalu
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
1 jam yang lalu
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
2 jam yang lalu
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
2 jam yang lalu
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved