Iran Pamerkan Sistem Pertahanan Rudal 'Baru'

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 15:46 WIB
Iran Pamerkan Sistem...
Iran Pamerkan Sistem Pertahanan Rudal 'Baru'
A A A
TEHERAN - Iran memamerkan sistem pertahanan rudal "baru" hasil peningkatan atau upgrade. Upgrade tersebut membuat sistem pertahanan rudal Iran mampu menjangkau jarak 400 km dan mampu menghadapi kapal perang, rudal balistik, dan drone.

Televisi pemerintah Iran menunjukkan Falaq, yang menurut para pakar militer berasal dari Rusia, sebuah kendaraan dan instalasi radar seluler yang katanya adalah versi yang lebih baik dari sistem Gamma.

"Sistem ini memiliki kemampuan tinggi dan dapat mendeteksi semua jenis kapal perang dan rudal balistik serta drone," ucap Brigadir Jenderal Alireza Sabahifard, komandan pertahanan udara pasukan reguler, seperti dikutip Reuters dari kantor berita Iran Mehr, Sabtu (10/8/2019).

Mehr melaporkan Sabahifard mengatakan Falaq adalah versi perombakan lokal dari sistem yang telah lama tidak beroperasi. Namun ia tidak memberikan asal sistem yang dimaksud.

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Iran sebelumnya telah menembak jatuh pesawat pengintai militer milik AS di Teluk dengan rudal darat-ke-udara pada Juni. Teheran mengatakan pesawat tak berawak itu melewati wilayahnya, tetapi Washington mengatakan pesawat tersebut berada di wilayah udara internasional.

Analis militer Barat mengatakan Iran sering membesar-besarkan kemampuan senjatanya. Namun kekhawatiran tentang program rudal balistik jangka panjang Iran berkontribusi pada keluarnya Washington dari perjanjian nuklir internasional. Perjanjian itu ditandatangani Iran dengan kekuatan dunia pada 2015 untuk mengekang ambisi nuklir Teheran dengan pertukaran pelonggaran sanksi ekonomi.

Presiden AS Donald Trump kemudian memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran setelah menarik diri dari kesepakatan nuklir. Kini Washington melobi sejumlah pihak yang ikut tanda tangan perjanjian itu untuk membentuk koalisi keamanan maritim. Koalisi itu dibentu untuk melindungi kapal-kapal tanker di Teluk dalam pertikaian terkait dengan Iran mengenai pasokan minyak.
(ian)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
2 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
3 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved