PM Johnson: Inggris Harus Meninggalkan UE pada 31 Oktober

Jum'at, 09 Agustus 2019 - 04:24 WIB
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Harus Meninggalkan UE pada 31 Oktober
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menegaskan, Parlemen Inggris harus menghormati referendum Brexit 2016 dan negara itu harus meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober mendatang. Pernyataan ini dilontarkan Johnson ketika ditanya apakah ia akan mengundurkan diri jika pemerintahannya kehilangan kepercayaan.

“Saya pikir apa yang harus dilakukan oleh anggota parlemen dan apa yang saya pikir mereka telah pilih untuk lakukan ketika memicu Pasal 50 adalah kehormatan mandat rakyat dan meninggalkan UE pada 31 Oktober," tandas Johnson, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/8).

Sebelumnya, Johnson memang telah berjanji untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober, dengan atau tanpa kesepakatan. Ia juga telah mempersiapkan dirinya untuk konfrontasi dengan anggota parlemen yang telah bersumpah untuk mencoba dan menghentikan hasil referendum Brexit 2016.

Ditanya tentang kemungkinan mengadakan pemilihan sebelum Inggris benar-benar meninggalkan Uni Eropa, Johnson mengatakan pemilih ingin melihat politisi memenuhi hasil referendum 2016. “Pemerintah sedang bekerja keras untuk mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa dan jika Inggris bisa mendapatkan perubahan yang disebut backstop, kebijakan asuransi yang bertujuan menghindari perbatasan keras di pulau Irlandia, maka ada kesepakatan yang baik untuk dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, Inggris akan terus mempersiapkan Brexit tanpa kesepakatan dengan anggota parlemen. Tetapi, dengan "akal sehat dan niat baik" dari UE, ia masih percaya bahwa kemungkinan hasil seperti itu adalah satu banding satu.

"Ada setiap kemungkinan bagi UE untuk menunjukkan fleksibilitas dan ada banyak waktu bagi mereka untuk melakukannya dan saya yakin mereka akan melakukannya," tambahnya.
(esn)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris: Covid-19, Resesi,...
Inggris: Covid-19, Resesi, dan Brexit
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Inggris setelah Brexit,...
Inggris setelah Brexit, Jadi Negara Adikuasa atau Makin Mundur?
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 menit yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
1 jam yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
2 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
3 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
3 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
4 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved