Gagal Penuhi Janji Kampanye, Wali Kota Ini Diarak dengan Gaun Wanita

Sabtu, 03 Agustus 2019 - 10:43 WIB
Gagal Penuhi Janji Kampanye,...
Gagal Penuhi Janji Kampanye, Wali Kota Ini Diarak dengan Gaun Wanita
A A A
SAN ANDRES PUERTO RICO - Gara-gara gagal memenuhi janji kampanye, seorang wali kota di Meksiko dipaksa warganya mengenakan gaun wanita dan diarak sebuah jalan kota setempat. Aksi warga itu sebagai ekspresi kekecewaan dan kemarahan atas kinerja pemimpin mereka.

Javier Jimenez, Wali Kota San Andrés Puerto Rico di Provinsi Huixtán terlihat tertekan ketika dipaksa berjalan dengan rok panjang hitam dan blus putih berenda dengan sulaman bunga. Dia diarak di depan penduduk yang marah.

Tak hanya wali kota, pejabat lainnya Luis Ton juga dipaksa mengenakan gaun merah muda cerah dengan bintik-bintik putih dan dipaksa berjalan seperti pemimpin kota tersebut.

Surat kabar El Diario de Mexico yang dikutip Sabtu (3/8/2019), melaporkan Jimenez belum memenuhi janjinya untuk mengalokasikan 3 juta peso (USD158.000) untuk perbaikan sistem air kota.

Ketika para pejabat diarak mengenakan gaun wanita, penduduk memegang poster tulisan tangan yang menggambarkan apa yang mereka lihat sebagai kegagalan para politisi.

Dalam sebuah wawancara dengan seorang reporter yang direkam dalam video, wali kota terlihat tidak nyaman. Dia mengaku sedang berusaha memenuhi janji kampanyenya.
Wali kota mengatakan, tidak ada lagi dana untuk memenuhi janji kampanyenya itu karena telah diberikan ke berbagai komunitas kota. Ketika dia berbicara, beberapa warga memegang poster yang mengecam kegagalan pemerintah, dan yang lain berteriak kepadanya untuk tidak terus berbohong.

Jimenez dan Ton juga dipaksa untuk mengumpulkan dana dari para pengendara yang lewat, di mana banyak di antara mereka memasang wajah nyengir. Dana yang dipungut itu untuk memperbaiki sistem air perkotaan. Kedua politisi telah "ditahan" oleh warga selama setidaknya empat hari.

Warga menuntut penyelidikan apakah Jimenez mencuri 3 juta peso yang katanya telah diberikan ke berbagai komunitas di kota tersebut. Dalam wawancara dengan reporter lokal, Jimenez mengatakan dia tidak bersalah, tetapi dia tidak akan menolak penyelidikan.
(mas)
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan Magnitudo...
Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,6 Mengguncang Pantai Pasifik Meksiko
Puluhan Kerangka Mammoth...
Puluhan Kerangka Mammoth Ditemukan di Mexico City
Meksiko Mau Tukar Pesawat...
Meksiko Mau Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis
Presiden Meksiko Ingin...
Presiden Meksiko Ingin Segera Selesaikan Penjualan Jet Mewah
Presiden Meksiko Segera...
Presiden Meksiko Segera Undi Lotere Berhadiah Pesawat Mewah
Aktris Meksiko Ditembak...
Aktris Meksiko Ditembak Mati Saat Menunggu Putranya Main Bola
Berita Terkini
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina ke Depan Halaman Rumah
11 menit yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
1 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
2 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
3 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
4 jam yang lalu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
5 jam yang lalu
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved