India dan Pakistan Kembali Terlibat Bentrokan Bersenjata

Jum'at, 02 Agustus 2019 - 22:49 WIB
India dan Pakistan Kembali...
India dan Pakistan Kembali Terlibat Bentrokan Bersenjata
A A A
NEW DELHI - Ketegangan antara India dan Pakistan berangsur-angsur meningkat di sepanjang Garis Kontrol, dengan aktivitas jet dilaporkan pada Jumat di kedua sisi perbatasan de facto. Sesuai sebuah laporan, angkatan bersenjata kedua negara yang memiliki senjata nuklir itu terlibat dalam baku tembak di distrik Baramulla, Kashmir utara. Bentrokan ini terjadi di sektor Hajipeer di Uri.

"Baku tembak hebat telah dimulai di daerah yang menimbulkan kepanikan di Churanda, Silikote, Tilawari, Sadpora dan desa-desa lain yang tinggal di sepanjang perbatasan," kata seorang pejabat setempat seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (2/8/2019).

Di tengah aktivitas baku tembak terbaru dan kapal tanker bahan bakar, Otoritas Bandara Srinagar telah mengadakan pertemuan Komite Khusus Keamanan Bandara setelah saran keamanan dikeluarkan oleh Pemerintah Jammu dan Kashmir. Anggota semua maskapai menghadiri pertemuan khusus tersebut.

Namun demikian, di pagi hari, pemerintah India menempatkan angkatan udara dan tentaranya dalam siaga operasional yang tinggi.

Kantor berita India ANI, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa operasi Angkatan Udara India di Jammu dan Kashmir adalah bagian dari aktivitas normal. Pesawat tempur Mirage 2000 juga beroperasi dari pangkalan udara di dalam negara bagian.

Sebelumnya pada hari Kamis, Pakistan memanggil seorang diplomat India di Islamabad atas pelanggaran gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol (LoC) untuk hari ketiga berturut-turut.

Pakistan juga mengevakuasi sekitar 50 warga negara China yang sedang mengerjakan proyek bendungan di sepanjang pertemuan sungai Neelum dan Jhelum karena dihujani tembakan.

Hubungan antara kedua negara yang memiliki senjata nuklir, India dan Pakistan, memburuk setelah serangan teroris 14 Februari terhadap konvoi militer India di Kashmir di mana lebih dari 40 prajurit tewas. Kelompok teroris yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Mohammad, diduga bertanggung jawab atas serangan itu.

Kemudian pada bulan Februari, India melakukan serangan udara di bagian Kashmir yang dikuasai Pakistan, yang menargetkan apa yang dikatakannya adalah kamp pelatihan milik kelompok teroris.

Wilayah Kashmir telah diperebutkan oleh India dan Pakistan sejak berakhirnya pemerintahan Inggris pada tahun 1947.
(ian)
Berita Terkait
Pakistan Bantah Lakukan...
Pakistan Bantah Lakukan Pembicaraan Diam-diam dengan India
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Pakistan-India Bertukar...
Pakistan-India Bertukar Daftar Tahanan dan Aset Nuklir
Darah Akan Banyak Mengalir,...
Darah Akan Banyak Mengalir, Pakistan Siapkan Skenario Kejutan jika Perang dengan India
2 Negara Tetangga Ini...
2 Negara Tetangga Ini Ternyata Pernah Akan Memicu Perang Nuklir
Siapa Ali Khan Mahmudabad?...
Siapa Ali Khan Mahmudabad? Profesor India yang Ditangkap karena Kritik Operasi Sindoor
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
52 menit yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
1 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
4 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
5 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved