Utamakan Warganya, Saudi Larang Orang Asing Kerja di Perhotelan

Minggu, 28 Juli 2019 - 00:25 WIB
Utamakan Warganya, Saudi...
Utamakan Warganya, Saudi Larang Orang Asing Kerja di Perhotelan
A A A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi melarang penyedia kerja lokal merekrut atau melakukan outsourching pekerja asing di sektor perhotelan. Pemerintah ingin pekerja lokal mengambil peran untuk mencapai apa yang mereka sebut "Saudisasi" 100 persen sektor pariwisata tahun 2020.

Larangan dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi. Kementerian tersebut tidak ingin pekerja asing menguasai pekerjaan yang semestinya diisi warga lokal.

Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Ahmed Rajhi seperti dikutip Saudi Gazette, Sabtu (27/7/2019), aturan baru itu akan mencakup semua hotel bintang tiga ke atas serta vila bintang empat ke atas.

Beberapa pekerjaan paling bergengsi yang dilarang untuk orang asing adalah reservasi, pemasaran hingga front desk manager. Bidang pekerjaan yang masuk pengecualian dalam larangan itu adalah pelayan, tukang parkir, pengemudi dan penjaga pintu.

Peraturan baru juga mengharuskan 70 persen orang Saudi direkrut ke bidang kerja manajemen penjualan dan manajemen acara. Sedangkan pekerjaan level rendah yang minimal harus ada satu orang warga Saudi mencakup pengawas makanan dan minuman, pengawas layanan kamar, pengawas bagian acara, dan pengawas binatu.

Menurut laporan tersebut, aturan baru akan mulai diterapkan pada akhir tahun ini dan mulai berlaku penuh pada akhir tahun depan dengan harapan akhir untuk mencapai Saudisasi 100 persen dalam total 20 bidang pekerjaan.

Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial telah menekankan bahwa setiap perusahaan yang melanggar aturan baru ini akan dihukum sesuai dengan ketentuan pelanggaran Saudisasi pekerjaan. Daftar pelanggaran dan masing-masing hukuman telah dibuat dan disetujui kementerian.

Sebelumnya, Arab Saudi mengadopsi kebijakan serupa untuk sektor perdagangan untuk mengurangi pengangguran di antara penduduk lokal karena sebagian besar pekerjaan sektor swasta secara tradisional diambil oleh pekerja asing.
(mas)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Punya Bakat dan Keahlian...
Punya Bakat dan Keahlian Unik? Arab Saudi Tarik Pemuda Berbakat dengan Paket Bebas Pajak
Arab Saudi Larang Penggunaan...
Arab Saudi Larang Penggunaan Simbol Negara dan Agama untuk Kepentingan Komersial
Saudi Makin Liberal,...
Saudi Makin Liberal, Band Metal Manggung Habis-habisan di Jeddah
Rayakan Hari Nasional,...
Rayakan Hari Nasional, Saudi Gelar Pesta Kembang Api
3 Alasan Rakyat Arab...
3 Alasan Rakyat Arab Saudi Ikut Berduka dengan Kematian Sleeping Prince
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
1 jam yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
2 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
3 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
6 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
7 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
8 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved