Turki Sambut Boris Johnson 'Cucu Ottoman' sebagai PM Inggris

Kamis, 25 Juli 2019 - 01:42 WIB
Turki Sambut Boris Johnson...
Turki Sambut Boris Johnson 'Cucu Ottoman' sebagai PM Inggris
A A A
ANKARA - Para politisi dan media Turki menyatakan kebanggaannya pada perdana menteri (PM) baru Inggris, Boris Johnson, yang mereka sebut sebagai "cucu Ottoman".

Terlepas dari tutur katanya yang kerap memicu kemarahan kaum Muslim, terpilihnya Johnson sebagai perdana menteri telah disambut publik Turki. Johnson diyakini dapat memperkuat hubungan antara dua negara di pinggiran Eropa.

Bekas wali kota London itu adalah cicit dari menteri dalam negeri terakhir Kekaisaran Ottoman, Ali Kemal. Johnson mulai menjabat PM Inggris hari Rabu, menggantikan Theresa May yang telah mengundurkan diri.

Kebanggan itu seperti menutup mata terhadap rekam jejak Johnson. Dia kerap meremehkan Turki, termasuk menyindir Presiden Tayyip Erdogan. Pada 2016, dia bahkan menuntut Inggris agar memveto aksesi Turki ke Uni Eropa. Sepak terjang itu juga tak digubris media-media Turki yang dengan bangga menulis julukan kesayangan untuk Johson dengan sebutan "Boris the Turk".

"Cucu Ottoman menjadi perdana menteri," bunyi judul headline koran oposisi, Sozcu. "Untuk Inggris, seorang perdana menteri yang berakar di Cankiri," lanjut surat kabar itu merujuk pada provinsi asal Ali Kemal di Turki tengah.

Seperti Johnson, kakek buyutnya adalah seorang jurnalis yang melenggang ke kursi pemerintahan. Namun, nasib Ali Kemal nahas. Dia ditangkap dan digantung oleh kaum nasionalis yang berjuang untuk mendirikan negara Turki.

Erdogan sendiri menyampaikan ucapan selamat kepada Johnson di Twitter. Dia berharap hubungan antara Turki dan Inggris bisa diatur untuk ditingkatkan.

Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu juga menyampaikan ucapan selamat. Dia bahkan berbagi video tentang wartawan Turki yang menanyakan Johnson tentang asal usulnya di Cankiri selama kunjungan ke Ankara tahun 2016.

Kantor berita Demiroren mengutip seorang penduduk desa Kalankat, Cankiri, yang mengatakan adalah suatu kehormatan bahwa seseorang dari desa mereka telah menjadi perdana menteri. Penduduk desa itu menambahkan bahwa Johnson berutang rambut pirang yang khas kepada nenek moyang Turki.

"Mereka memanggil nenek moyangnya dari rumah ini 'Blond Boys'. Boris Johnson berasal dari garis keturunan ini," kata Mustafa Bal, salah satu penduduk desa tersebut, seperti dikutip Reuters, Kamis (25/7/2019).
(mas)
Berita Terkait
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
UE Desak Turki Hentikan...
UE Desak Turki Hentikan Eksplorasi Minyak di Mediterania Timur
Uni Eropa Kecam Turki...
Uni Eropa Kecam Turki Terkait Insiden 'Sofagate' Von Der Leyen
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
PM Italia Sebut Presiden...
PM Italia Sebut Presiden Turki Erdogan Ditaktor
Erdogan Klaim Hanya...
Erdogan Klaim Hanya Turki yang Mampu Selamatkan Uni Eropa, Berikut 3 Alasannya
Berita Terkini
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
4 menit yang lalu
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
42 menit yang lalu
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
1 jam yang lalu
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
1 jam yang lalu
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
4 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved