UE Desak Turki Hentikan Eksplorasi Minyak di Mediterania Timur

Senin, 17 Agustus 2020 - 16:54 WIB
loading...
UE Desak Turki Hentikan...
Uni Eropa (UE) mendesak Turki untuk menghentikan kegiatan pengeborannya di Mediterania Timur. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) mendesak Turki untuk menghentikan kegiatan pengeborannya di Mediterania Timur. Desakan itu disampaikan Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell.

"Saya menyerukan kepada pihak berwenang Turki untuk segera mengakhiri kegiatan ini dan untuk terlibat sepenuhnya dan dengan niat baik dalam dialog yang luas dengan Uni Eropa," kata Borrell dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (17/8/2020).

Pada awal Agustus, Turki melanjutkan aktivitas pengeboran gasnya di wilayah sengketa di Mediterania timur, yang dianggap oleh Yunani dan Siprus sebagai perairan teritorial mereka. ( Baca juga: Krisis Laut Mediterania Timur, Erdogan Sebut Yunani Bandit )

Operasi dihentikan sementara dengan harapan mencapai kesepakatan dengan Athena. Tetapi, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyebut Yunani telah gagal untuk menepati janjinya untuk menghentikan operasi eksplorasi di daerah itu, mendorong Ankara untuk mengirim kapal ke wilayah tersebut.

Pekan lalu, kapal penelitian Turki, Oruc Reis Turki memulai kegiatan eksplorasi untuk mencari cadangan hidrokarbin di perairan teritorial yang diklaim oleh Yunani, di selatan Antalya dan barat Siprus. ( Baca juga: Ingin Tahu Kenapa Eropa Masuk Jurang Resesi? Ini Sebabnya )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved