Netanyahu: Israel Pencegah Timur Tengah Jatuh ke Ekstremis Sunni dan Syiah

Rabu, 24 Juli 2019 - 04:25 WIB
Netanyahu: Israel Pencegah...
Netanyahu: Israel Pencegah Timur Tengah Jatuh ke Ekstremis Sunni dan Syiah
A A A
YERUSALEM - Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu mengklaim Israel sebagai pencegah jatuhnya Timur Tengah ke tangan ekstremis Sunni dan Syiah. Klaim itu disampaikan kepada delegasi enam wartawan Arab pada hari Selasa.

Setelah bertemu dengan delegasi wartawan tersebut, Netanyahu melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Amerika Serikat Rick Perry. Blogger Arab Saudi dan jurnalis Irak merupakan bagian dari delegasi yang bertemu pemimpin Israel tersebut.

Netanyahu mengatakan ada aliansi yang tak tergantikan antara Israel dan Amerika Serikat. "Tetapi di dalam wilayah ini, Israel adalah kekuatan yang tak tergantikan, karena tidak ada kekuatan lain di wilayah ini yang tanpa kehadiran dan aktivitasnya di sini, saya akan mengatakan bahwa wilayah ini akan runtuh," ujarnya.

"Tanpa Israel, tanpa hal-hal yang kita lakukan, hal-hal yang kita perjuangkan dan hal-hal yang kita lindungi, saya pikir seluruh Timur Tengah akan runtuh oleh kekuatan radikalisme Islam, apakah itu kaum Syiah yang dipimpin oleh Iran, atau radikalisme Sunni dipimpin oleh Islamic State (ISIS)," papar Netanyahu, seperti dikutip The Jerusalem Post, Rabu (24/7/2019).

"Israel, adalah satu-satunya kekuatan masyarakat di Timur Tengah yang mencegah keruntuhan Timur Tengah," imbuh dia.

Netanyahu mengatakan "sangat penting" untuk melihat wartawan Arab yang mengakui peran Israel dalam masa depan, keamanan dan pengembangan Timur Tengah.

Di hadapan delegasi wartawan tersebut, Netanyahu mengatakan banyak di dunia Arab ingin berdamai dengan Israel. "Ingin normalisasi dengan Israel dan ingin datang ke Israel. Mereka tidak selalu bebas untuk mengungkapkannya, dan selalu ada pertentangan dari mereka yang ingin membawa kita kembali (berjauhan), tetapi mereka menyatakan keinginan itu," kata Netanyahu.

Sementara itu, tiga warga Palestina ditangkap pada hari Selasa atas tuduhan melakukan serangan terhadap blogger Arab Saudi; Mahmoud Saud, di Temple Mount dan di sebuah pasar di Kota Tua Yerusalem pada hari Senin. Delegasi wartawan Arab itu berkunjung ke Israel atas undangan kementerian luar negeri setempat.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Arab Kecam...
Negara-negara Arab Kecam Netanyahu yang Serukan Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi
Liga Arab: Seruan Netanyahu...
Liga Arab: Seruan Netanyahu soal Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi Adalah Ilusi!
Netanyahu: Palestina...
Netanyahu: Palestina Tidak Boleh Punya Hak Veto Atas Kesepakatan Arab-Israel
Israel Nekat Caplok...
Israel Nekat Caplok Tepi Barat 1 Juli, Tak Peduli Terjadi Konflik Besar
Netanyahu: Arab Saudi...
Netanyahu: Arab Saudi dan Israel Berdamai, Konflik Arab-Israel Berakhir
Arab Saudi Cs Marah...
Arab Saudi Cs Marah dengan Rencana Netanyahu Wujudkan Israel Raya
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
59 menit yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
2 jam yang lalu
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
2 jam yang lalu
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
3 jam yang lalu
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
4 jam yang lalu
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved