Sebut Anggota Kongres Ocasio Cortez Harus Ditembak, Polisi AS Dipecat

Selasa, 23 Juli 2019 - 13:35 WIB
Sebut Anggota Kongres...
Sebut Anggota Kongres Ocasio Cortez Harus Ditembak, Polisi AS Dipecat
A A A
WASHINGTON - Seorang anggota perwira polisi Lousiana dipecat setelah menyarankan agar wanita anggota Kongres dari Partai Demokrat Alexandria Ocasio-Cortez harus ditembak dalam postingannya di Facebook. Sementara satu perwira lainnya juga dipecat setelah memberikan tanda 'like' pada postingan tersebut.

Kepala Kepolisian Lousiana Arthur Lawson mengatakan petugas polisi bernama Charles Rispoli, seorang veteran 14 tahun dari Departemen Kepolisian Gretna, yang membuat postingan di media sosial kontroversia iitu pada hari Kamis, dan Angelo Varisco, yang "menyukai" postingan tersebut, diberhentikan setelah penyelidikan internal yang cepat.Sebelumnya, Rispoli menanggapai postingan situs berita satir tatersgonnatate.com tentang Ocasio-Cortez yang menyebut anggota parlemen dari Partai Demokrat itu berpikir pasukan AS harus dibayar lebih tinggi.

"Dia butuh berkeliling - dan maksud saya bukan jenis yang dia pakai untuk melayani," tulis Rispoli.

Untuk diketahui, Ocasio-Cortez pernah bekerja sebagai pramusaji dan bartender di New York City sebelum berkilau di panggung poliytik dengan mengalahkan Joe Crowley yang berkuasa selama 10 tahun di kursi utama Partai Demokrat untuk kursi di distrik kongres ke-14 yang mencakup Queens dan Bronx.
“Kejadian ini kami rasa memalukan bagi departemen kami. Para perwira ini bertindak dengan cara yang tidak profesional, menyinggung tindakan kekerasan untuk dilakukan kepada anggota kongres AS,” kata Lawson seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/7/2019).

Ia mengatakan penyelidikan internal menemukan bahwa kedua pria itu melanggar kebijakan media sosial departemen kepolisian, di mana mereka telah dilatih sebelumnya.

"Pihak Departemen akan mempertimbangkan instruksi lebih lanjut tentang masalah ini untuk petugas lainnya," ujar Lawson.

Lawson mengatakan pada konferensi pers bahwa departemen kepolisian di Gretna, sebuah kota berpenduduk sekitar 18.000 orang tepat di seberang Sungai Mississippi dari New Orleans, telah dibanjiri dengan seruan dan pesan melalui pos Facebook yang penuh kemarahan.

Sementara itu Walikota Gretna Wayne Rau mengatakan kepada New York Times bahwa dia “terkejut” oleh postingan itu, yang katanya tidak mewakili departemen kota atau kepolisian.

Ocasio-Cortez, yang mengalahkan kandidat Partai Republik Anthony Pappas menjadi 29 wanita termuda yang pernah bertugas di Kongres, sejak itu menjadi salah satu anggota sayap kiri Partai Demokrat berprofil tinggi di Washington dan menjadi penangkal kritik dari kaum konservatif.

Anggota kongres, yang biasanya aktif di media sosial, tampaknya tidak menanggapi posting Rispoli ataupun pemecatannya. Perwakilan untuk Ocasio-Cortez di kantornya di Washington dan New York tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Insiden itu terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat kehebohan dengan men-tweet bahwa Ocasio-Cortez dan tiga rekannya di Kongres, semuanya wanita kulit berwarna, harus "kembali" ke tempat asal mereka jika mereka tidak bahagia di Amerika Serikat.

Tiga dari anggota parlemen - Ocasio-Cortez, Ayanna Pressley dari Massachusetts, dan Rashida Tlaib dari Michigan - lahir di Amerika Serikat. Sementara Ilhan Omar dari Minnesota datang sebagai pengungsi dari Somalia dan merupakan warga negara yang dinaturalisasi.
(ian)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
23 menit yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
1 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
9 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
11 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
12 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
14 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved