Kapal Induk Baru Rusia Diklaim Akan Ungguli HMS Queen Elizabeth Inggris

Rabu, 10 Juli 2019 - 02:43 WIB
Kapal Induk Baru Rusia...
Kapal Induk Baru Rusia Diklaim Akan Ungguli HMS Queen Elizabeth Inggris
A A A
MOSKOW - Rusia sedang merancang kapal induk baru pengganti kapal Admiral Kuznetsov yang sudah tua. Dari segi konsepnya, kapal baru tersebut diklaim akan mengungguli kapal induk Inggris; HMS Queen Elizabeth.

Kepala Pusat Ilmiah Negara Krylov (KSSS) Rusia, Valery Polovinkin, mengatakan kapal induk baru Moskow yang sedang dirancang akan didukung tenaga konvensional, bukan nuklir. Menurutnya, kapal yang dirancang KSSS itu akan mengangkut lebih banyak pesawat tempur daripada yang diangkut HMS Queen Elizabeth.

Selain itu, kapal Moskow juga diklaim akan memiliki lebih banyak ruang peluncuran dan dapat menghabiskan lebih banyak waktu di laut ketimbang kapal raksasa Inggris tersebut.

"Sebuah kapal induk dengan unit penggerak konvensional adalah fitur khas dari versi yang ditawarkan kepada Angkatan Laut (Rusia)," katanya.

"Ini memiliki unit daya turbin gas. Hingga batas tertentu, itu dapat dibandingkan dengan kapal induk Inggris Queen Elizabeth. Mereka hampir sama dengan bobotnya, tetapi proyek konseptual dari Pusat Krylov memiliki keunggulan dengan jumlah pesawat, ketahanan laut, dan yang paling penting dengan luas tempat tinggal landas," paparnya, seperti dikutip plymouthherald.co.uk, Selasa (9/7/2019).

Polovinkin mengatakan kapal Rusia yang baru akan menampilkan desain lambung yang inovatif. Sekadar diketahui, Amerika Serikat (AS) telah menggunakan kapal bertenaga nuklir sejak 1960-an, sementara China bertujuan untuk membangun empat kapal induk baru sebelum 2035.

Namun Polovinkin mengatakan, berkat teknologi dan rekayasa Rusia, kapal bertenaga gas mereka akan menjadi enam kali lebih murah.

"Tahun ini, kami akan mendemonstrasikan kapal induk lengkap dari sudut pandang kami dengan bobot sekitar 60.000 ton dan dengan kumpulan pesawat yang sangat besar dan seimbang," imbuh Polovinkin. "Ini adalah kapal induk penuh tetapi dengan batasan tertentu."

Proyek konseptual kapal induk yang ditawarkan oleh Pusat Ilmiah Krylov adalah alternatif dari rencana saat ini, yakni merancang kapal induk bertenaga nuklir dari 2023.

"Bagaimanapun, ini adalah proposal alternatif dengan unit daya konvensional. Selain itu, berbagai turbin gas standar telah dibuat berkat keberhasilan (produsen) Saturn dan produsen turbin gas kami. Kami percaya sangat mungkin untuk berharap bahwa generator turbin yang diproduksi secara serial akan muncul dalam waktu dekat dan mereka akan digunakan untuk memberi daya pada kapal ini," ujar Polovinkin.

"Kapal induk seperti itu akan empat-enam kali lebih murah daripada versi bertenaga nuklirnya," imbuh dia.

Versi pertama dari proyek konseptual kapal induk Rusia adalah bertenaga nuklir, berkemampuan mengangkut hingga 100 pesawat dan berbobot sekitar 100.000 ton. Konsep itu pernah dipamerkan pada forum Army-2017. Tahun lalu, proyek konseptual kapal induk lebih ringan dipresentasikan di forum serupa.
(mas)
Berita Terkait
Momen Dramatis 3 Jet...
Momen Dramatis 3 Jet Bomber Rusia Berdengung di Dekat Kapal Induk Inggris
Lawan Ancam Rusia, Inggris...
Lawan Ancam Rusia, Inggris Akan Kerahkan Kapal Induk dan Jet Tempur Siluman F-35 ke Atlantik Utara
Bawa Jet Tempur Siluman...
Bawa Jet Tempur Siluman F-35, Kapal Induk Inggris Singgah di Dekat Indonesia
India Operasikan Kapal...
India Operasikan Kapal Induk Buatan Dalam Negeri Bisa Bawa 30 Jet Tempur
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Kapal Induk Inggris...
Kapal Induk Inggris Pulang Tanpa Jet Tempur Siluman F-35 Rp1,9 Triliun
Berita Terkini
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
50 menit yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
1 jam yang lalu
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
2 jam yang lalu
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
5 jam yang lalu
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
6 jam yang lalu
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved