7 Mata-mata Cantik yang Pernah Gemparkan Dunia

Sabtu, 29 Juni 2019 - 06:38 WIB
7 Mata-mata Cantik yang Pernah Gemparkan Dunia
7 Mata-mata Cantik yang Pernah Gemparkan Dunia
A A A
SALAH satu cara paling efektif untuk mengumpulkan informasi tentang musuh negara adalah dengan menyusup ke barisan musuh tersebut. Ini adalah pekerjaan mata-mata. Mata-mata dapat mengembalikan semua jenis informasi mengenai ukuran dan kekuatan pasukan musuh.

Mereka juga dapat menemukan pembangkang dalam pasukan musuh dan memengaruhinya untuk membelot. Di masa krisis, mata-mata juga dapat digunakan untuk mencuri teknologi dan menyabotase musuh dengan berbagai cara.

Selama berabad-abad wanita telah melayani rekan-rekan pria mereka dalam spionase. Menyambut ulang tahun ke-7, SINDOnews.com menyuguhkan ulasan tujuh mata-mata cantik yang pernah menggemparkan dunia karena aksi spionase mereka. Berikut ulasannya;

1. Mata Hari
(7 Agustus 1876, Leeuwarden - 15 Oktober 1917, Vincennes)
7 Mata-mata Cantik yang Pernah Gemparkan Dunia
Foto/Google
Mata Hari menarik kekaguman setiap pria dan membuat iri hati setiap wanita. Seorang penari eksotis Belanda, pelacur, dan mata-mata yang dieksekusi oleh regu tembak di Prancis karena melakukan spionase untuk Jerman selama Perang Dunia I.

Aksinya populer karena dia berkeliling di kota-kota Eropa, di mana ia menjadi pelacur orang-orang kuat dalam pemerintahan dan militer. Hubungan dan penghubungnya dengan pria-pria berkuasa sering membawanya melintasi perbatasan internasional.

Sebelum Perang Dunia I, Mata Hari umumnya dipandang sebagai seorang pekerja seni dan bohemian yang bersemangat dan hidup bebas. Namun, ketika perang semakin dekat, ia mulai dilihat oleh beberapa orang sebagai wanita nakal dan tak bermoral, dan dianggap sebagai seorang penggoda yang berbahaya.

Ketika Perang Dunia I pecah, Prancis mencurigainya sebagai mata-mata untuk Jerman, meskipun dia juga kemungkinan melakukannya untuk Prancis. Pada Januari 1917, atase militer Jerman di Madrid mengirimkan pesan radio ke Berlin yang menggambarkan kegiatan mata-mata Jerman, yang diberi nama kode H-21. Agen intelijen Prancis menyadap pesan-pesan itu, dan dari informasi yang disadap, teridentifikasi bahwa H-21 adalah Mata Hari.

Secara tidak biasa, pesan-pesan itu berada dalam kode yang diketahui intelijen Jerman. Namun, Prancis memecahkan kode-kode itu. Itu membuat beberapa sejarawan curiga bahwa pesan itu dibuat-buat. Dia kemudian diadili karena spionase dan dinyatakan bersalah. Dia dieksekusi oleh Firing Squad (Regu Tembak) pada tanggal 15 September 1917 di usianya yang ke-41 tahun.

2. Charlotte de Sauve (sekitar 1551-30 September 1617)
7 Mata-mata Cantik yang Pernah Gemparkan Dunia
Foto/smashinglists.com
Charlotte de Sauve adalah seorang wanita bangsawan Prancis dan wanita simpanan Raja Henry dari Navarre. Henry kemudian memerintah sebagai Raja Henry IV dari Prancis.

Charlotte adalah anggota Queen Mother Catherine de’ Medici’s Notorious Flying Squadron—dalam bahasa Prancis; Escadron Volant. Itu adalah sekelompok mata-mata wanita cantik dan informan yang direkrut untuk merayu pria-pria penting di Pengadilan, dan dengan demikian mengekstrak informasi untuk diteruskan kepada Ibu Suri.

Charlotte de Sauve telah dikreditkan sebagai sumber informasi yang mengarah pada eksekusi kekasih Marguerite de Valois; Joseph Boniface de La Môle dan Annibal de Coconnas, atas konspirasi pada 1574.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1597 seconds (10.55#12.26)