AS Jatuhkan Sanksi untuk Ayatollah Ali Khamenei

Selasa, 25 Juni 2019 - 01:37 WIB
AS Jatuhkan Sanksi untuk...
AS Jatuhkan Sanksi untuk Ayatollah Ali Khamenei
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar membuktikan ucapannya tentang sanksi baru yang akan dijatuhkan pada Iran. Tak tanggung-tanggung, kali ini sanksi langsung ditujukan pada pemimpin tertinggi spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sanksi yang dijatuhkan pada Senin (24/6) waktu setempat itu juga menyasar 8 komandan tertinggi Pengawal Revolusi Iran.

“Ini respons yang kuat dan proporsional terhadap tindakan Iran yang semakin provokatif. Kami tidak meminta konflik. Kini, tergantung pada respons Iran. Sanksi itu bisa berakhir besok atau bisa juga bertahun-tahun dari sekarang," tandas Trump usai meneken sanksi di Gedung Putih, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Ia juga mengulangi ucapannya satu hari hari sebelumnya, bahwa kini Iran tidak akan pernah bisa memiliki senjata nuklir. Sanksi terbaru yang dijatuhkan AS ini membuat Iran tak bisa mengakses sumber-sumber keuangan mereka di luar negeri.

Departemen Keuangan AS menyatakan, perintah eksekutif Trump akan menolak akses kepemimpinan Iran ke sumber daya keuangan dan mengesahkan penargetan orang yang ditunjuk untuk jabatan tertentu atau jabatan lain oleh Pemimpin Tertinggi atau Kantor Pemimpin Tertinggi, serta lembaga keuangan asing yang membantu mereka melakukan transisi.

Sebelum menjatuhkan sanksi, AS menuding Khamenei memiliki kekayaan besar yang membantu mendanai Pengawal Revolusi Iran selama 2018. Menurut Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, kekayaan pribadi Khamenei mencapai USD 95 miliar, yang "digunakan sebagai dana tertentu untuk menyokong Pengawal Revolusi Iran".

Sanksi ini sendiri adalah buntut dari ketegangan AS dan Iran yang kian meruncing dalam beberapa pekan terakhir. AS dan Iran saling melayangkan tuduhan. Para pemimpin kedua negara juga saling melemparkan kecaman yang menambah panas suasana. Sejumlah negara berupaya meredakan ketegangan yang dikhawatirkan akan berubah menjadi konflik terbuka.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
Menurut Presiden Iran,...
Menurut Presiden Iran, Amerika Serikat Bersalah dalam Serangan Israel di Gaza
Presiden Iran Kritik...
Presiden Iran Kritik Amerika Serikat, Samakan Sanksi dengan Perang
Berita Terkini
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
46 menit yang lalu
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
1 jam yang lalu
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
2 jam yang lalu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
3 jam yang lalu
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
4 jam yang lalu
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
5 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved