Upaya Kudeta di Ethiopia, Seorang Jenderal Ditembak Mati Pengawalnya

Senin, 24 Juni 2019 - 10:49 WIB
Upaya Kudeta di Ethiopia,...
Upaya Kudeta di Ethiopia, Seorang Jenderal Ditembak Mati Pengawalnya
A A A
BAHIR DAR - Sebuah upaya kudeta terjadi di negara bagian Amhara, Ethiopia, berakhir dengan kegagalan. Sebanyak empat orang, termasuk jenderal, presiden negara bagian dan pejabat penting lainnya tewas ditembak.

Amhara merupakan negara bagian yang penting di Ethiopia. Percobaan kudeta dimulai sejak Sabtu malam di Ibu Kota Negara Bagian Ahmara, Bahir Dar.

Kantor Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mengonfirmasi bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Ethiopia, Jenderal Seare Mekonnen, ditembak mati pengawalnya. Sang jenderal dilaporkan berada di wilayah itu unutk mencegah serangan kudeta.

Selain Jenderal Mekonnen, korban tewas lainnya adalah presiden negara bagian setempat Ambachew Mekonnen dan Penasihat Kantor Pemerintah Daerah Amhara, Ezez Wassie, dan pensiunan Mayor Jenderal Gezai Abera.

Juru bicara Perdana Menteri (PM) Ethiopia, Billene Seyoum, menambahkan Jenderal Seare sedang mengoordinasikan tanggapan terhadap serangan di Amhara ketika dia terbunuh.

PM Abiy menyalahkan percobaan kudeta terhadap Brigadir Jenderal Asaminew Tsige dan tokoh lainnya. Tsige menjabat sebagai kepala Biro Perdamaian dan Keamanan pemerintah daerah setelah diberi amnesti dan dibebaskan dari penjara tahun lalu.

Situasi di Amhara—yang terletak di bagian barat laut Ethiopia dan merupakan salah satu dari sembilan negara bagian di negara itu—kini berada di bawah kendali penuh Pemerintah Federal.

"Perdana Menteri menyampaikan simpati dan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga dan teman-teman korban," kata Seyoum, seperti dikutip CNN, Senin (24/6/2019).

Mengenakan seragam militer, PM Abiy meyakinkan publik selama konferensi pers di stasiun televisi bahwa kudeta yang gagal tidak dilakukan oleh kelompok etnis mana pun, tetapi oleh individu yang bermotivasi buruk.

"Semua orang Ethiopia, baik yang bersenjata maupun yang tidak bersenjata untuk mendukung pemerintah dan memberikan informasi untuk membela persatuan negara kita," katanya.

"Upaya serupa dilakukan tahun lalu pada Juni tetapi kami berhasil mengatasinya," imbuh PM Abiy mengacu pada serangan granat pada sebuah demonstrasi yang ia hadiri pada 2018.

Pada hari Sabtu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Addis Ababa mengeluarkan peringatan keamanan yang mengatakan pihaknya mengetahui adanya tembakan di ibu kota, serta kekerasan di dan sekitar Bahir Dar.
(mas)
Berita Terkait
Badan Intelijen Rusia...
Badan Intelijen Rusia Tuding AS Persiapkan Revolusi Warna di Georgia
Setelah Warga, Ethiopia...
Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray
Ibu-ibu di Ethiopia...
Ibu-ibu di Ethiopia Histeris Anaknya Direkrut Paksa Buat Berperang
Seminggu Bertempur,...
Seminggu Bertempur, PM Ethiopia Nyatakan Kemenangan di Tigray
Ethiopia Tegaskan akan...
Ethiopia Tegaskan akan Habis-habisan untuk Kepung Ibu Kota Tigray
Kalah Perang, Pasukan...
Kalah Perang, Pasukan Tigray Bantai 120 Warga Sipil Ethiopia
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
24 menit yang lalu
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
50 menit yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
1 jam yang lalu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
2 jam yang lalu
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
3 jam yang lalu
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved