Doa 'Salam Setan' Bikin Heboh Pertemuan Pemerintah Alaska

Jum'at, 21 Juni 2019 - 15:04 WIB
Doa Salam Setan Bikin...
Doa 'Salam Setan' Bikin Heboh Pertemuan Pemerintah Alaska
A A A
JUNEAU - Doa pembukaan yang diselipi ucapan "Salam Setan" membuat heboh pertemuan Pemerintah Negara Bagian Alaska, Amerika Serikat (AS). Doa itu memicu protes, di mana sejumlah orang yang hadir memilih meninggalkan ruang pertemuan atau walkout.

Mengutip Associated Press, Jumat (21/6/2019), doa "Salam Setan" itu dipimpin seorang wanita bernama Iris Fontana. Dia adalah anggota komunitas Satanic Temple atau Kuil Setan, yang memenangkan hak untuk membuka pertemuan dengan doa pilihannya.

“Apa yang tidak akan bengkok, harus dipatahkan, dan apa yang dapat dihancurkan dengan kebenaran seharusnya tidak pernah terhindar dari kematian. Selesai, salam Setan," ucap Fontana membuka pertemuan pemerintah tersebut seperti dilaporkan stasiun radio lokal, KSRM.

Doa kontroversial pada Selasa malam itu sebagai pembuka pertemuan Majelis Borough Semenanjung Kenai dan memicu beberapa peserta untuk meninggalkan ruang pertemuan.

Doa itu juga memicu protes sekitar 40 orang di luar gedung administrasi setempat.

Kebijakan sebelumnya di Majelis Borough Semenanjung Kenai menyatakan bahwa mereka yang menyampaikan doa harus menjadi anggota gereja yang diakui atau legal, tetapi aturan itu diubah Oktober lalu ketika Mahkamah Agung Alaska memutuskan mendukung American Civil Liberties Union (ACLU) bahwa kebijakan itu tidak konstitusional.

Iris Fontana adalah salah satu penggugat yang dimenangkan oleh Mahkamah Agung Alaska dalam kasus tersebut. Seorang ateis dan seorang wanita Yahudi juga terlibat dalam gugatan tersebut.

"Mari kita singkirkan perbedaan kita, untuk menggunakan akal, logika, sains, dan kasih sayang untuk menciptakan solusi demi kebaikan komunitas kita yang lebih besar," lanjut doa yang dibacakan Fontana. “Selesai. Salam Setan. Terima kasih," lanjut dia.

Seorang pria yang terbang dari Pennsylvania untuk pertemuan pemerintah Alaska tidak senang dengan doa tersebut. "Tuhan akan senang dengan doa perbaikan kita di depan umum," katanya kepada radio KSRM, tanpa disebutkan namanya.

“Kami menginginkan berkah Tuhan bagi Amerika, bukan kutukan Setan. Lucifer adalah pecundang abadi. Biarkan dia keluar," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
2 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
5 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
6 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
8 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
9 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved