Tak Bergantung pada AS, Ini Mockup Jet Tempur Generasi Ke-6 Eropa

Kamis, 20 Juni 2019 - 14:38 WIB
Tak Bergantung pada...
Tak Bergantung pada AS, Ini Mockup Jet Tempur Generasi Ke-6 Eropa
A A A
PARIS - Negara-negara Eropa sedang berupaya mengembangkan pesawat generasi masa depan yang sepenuhnya independen dari Amerika Serikat (AS). Pekan ini, Jerman dan Prancis meluncurkan mockup jet tempur generasi keenam di Paris Airshow, Prancis.

Spanyol juga mengumumkan telah bergabung dengan program tersebut. Program untuk membuat pesawat yang dijuluki New Generation Fighter (NGF) sejatinya telah diluncurkan pada tahun 2017, dan mesin masih pada tahap pengembangan yang sangat awal.

Mockup atau maket GNF yang dipamerkan memang menyerupai pesawat, namun tidak memiliki sasis, dan hanya bertumpu pada alas.

Pengembangan pesawat ini diperkirakan akan memakan waktu lebih dari 20 tahun, sedangkan penerbangan pertama seharusnya terjadi pada akhir tahun 2020-an. Pesawat ini akan diperkenalkan pada tahun 2040.

NGF bukan satu-satunya jet tempur generasi ke-6 yang dikembangkan oleh negara-negara Eropa. Tahun lalu, Inggris melalui kontraktor pertahanan BAE Systems meluncurkan konsepnya sendiri yang dikenal sebagai Tempest.

Peluncuran program jet tempur Inggris sebagian besar merupakan hasil dari perpecahan yang sedang berlangsung di Eropa, yakni Brexit atau keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Sejak memutuskan untuk Brexit, Inggris tidak dimasukkan ke dalam program bersama Prancis-Jerman.

Maket pesawat Inggris yang lebih rinci dari NGF, tidak diharapkan untuk berkembang dalam waktu dekat. Penerbangan pertamanya juga diperkirakan akan terjadi pada akhir 2020-an, di mana Inggris mengklaim pesawatnya tersebut akan beroperasi pada 2035.

Pengembangan Tempest dan GNF menjadi tanda persaingan di antara negara-negara Eropa. "Persaingan di antara orang Eropa ketika melemahkan kita melawan orang Amerika, orang China, adalah hal yang konyol," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada wartawan saat menampilkan mockup NGF, seperti dikutip Russia Today, Kamis (20/6/2019).

Untuk saat ini, jet tempur generasi ke-6 baru sedang dikonsep dan wujud nyatanya belum ada. Beberapa mesin untuk kategori pesawat semacam ini juga dalam tahap awal pengembangan.

AS, Rusia dan China sedang berlomba memproduksi jet tempur generasi kelima. Masing-masing produk mereka adalah F-35, Su-57 dan J-20.

"Tidak ada konsensus tentang apa sebenarnya pesawat tempur generasi ke-6 itu dan bagaimana perbedaannya dengan generasi ke-5," kata pakar perang pesawat tak berawak Denis Fedutdinov kepada Russia Today.
(mas)
Berita Terkait
Jerman Akan Beli Lebih...
Jerman Akan Beli Lebih Banyak Jet Tempur Siluman F-35 AS, Pukulan bagi Otonomi Pertahanan Uni Eropa
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur Sukhoi Rusia Su-35 vs Su-34 vs Su-30SM2 vs Su-57
Jet Tempur Siluman F-35...
Jet Tempur Siluman F-35 AS Muncul di India, Jet Su-57 Rusia Tak Mau Kalah
Inggris Batal Beli 90...
Inggris Batal Beli 90 Jet Tempur Siluman F-35, Ini Alasannya
4 Negara Asia yang Memiliki...
4 Negara Asia yang Memiliki Jet Tempur F-35, Salah Satunya dari Asia Tenggara
Jet Tempur Su-57 Rusia...
Jet Tempur Su-57 Rusia Berhadapan dengan F-35 Amerika di India
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
8 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
10 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
10 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
11 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
12 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved