AS Rilis Gambar Baru Serangan Tanker, Klaim Bukti Iran Terlibat

Selasa, 18 Juni 2019 - 07:58 WIB
AS Rilis Gambar Baru...
AS Rilis Gambar Baru Serangan Tanker, Klaim Bukti Iran Terlibat
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah merilis foto dan video baru terkait serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman. Gambar-gambar yang dirilis itu diklaim sebagai bukti keterlibatan Iran dalam serangan.

Menurut Angkatan Laut AS, foto-foto menunjukkan speedboat Iran mendekati salah satu kapal tanker untuk menghilangkan bahan peledak (limpet mine) yang gagal meledak.

Gambar-gambar baru itu mirip dengan gambar sebelumnya dari video hitam putih berkualitas sangat rendah yang dirilis oleh militer AS. Bedanya, gambar-gambar baru terlihat lebih jelas dan berwarna yang tampaknya hasil screengrab dari rekaman udara kejadian tersebut.

Foto-foto baru menunjukkan speedboat—diklaim AS milik Iran—mendekati kapal tanker milik Jepang; Kokuka Courageous dari sisi kanan dan mengeluarkan sebuah perangkat yang menurut Pentagon adalah sebuah bahan peledak. Menurut Washington, citra ini membuktikan bahwa Teheran berada di balik serangan itu.

"Iran bertanggung jawab atas serangan itu berdasarkan bukti video dan sumber daya serta kecakapan yang diperlukan untuk dengan cepat menghapus limpet mine yang gagal meledak," kata militer AS dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Reuters, Selasa (18/6/2019).

Gambar-gambar lain menunjukkan sebuah lubang, yang diklaim dampak ledakan di lambung kapal kapal tanker oleh bahan peledak yang lain, dan bahkan ada bekas tangan seseorang yang mengeluarkan perangkat yang gagal meledak. (Baca: AS Kerahkan 1.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah )

Serangan terhadap kapal tanker minyak itu terjadi pada 13 Juni. Serangan itu memicu ledakan dan kebakaran.

AS dengan cepat menyalahkan Iran atas insiden tersebut, di mana Presiden Donald Trump mengatakan bahwa bukti yang diperoleh oleh AS memiliki catatan atas keterlibatan Iran. Namun, Teheran menolak klaim tersebut, dan menunjukkan insiden itu kemungkinan merupakan operasi "bendera palsu" yang dilakukan AS.

Insiden 13 Juni itu terjadi sebulan setelah empat tanker komersial lainnya rusak karena serangan misterius. Washington juga menyalahkan Teheran atas hal itu, dan Iran dengan keras membantah semua tuduhan tersebut.

AS telah berulang kali menyebut ada ancaman yang meningkat dari Teheran sebagai dalih untuk menumpuk pasukannya di kawasan Timur Tengah. Washington saat ini sudah mengerahkan pesawat pengebom strategis B-52, kelompok tempur kapal induk, baterai sistem rudal Patriot, dan 1.500 tentara di dekat Iran.

Beberapa jam setelah Pentagon merilis rekaman gambar terbaru itu, Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengumumkan bahwa 1.000 tentara tambahan sedang dikerahkan ke Timur Tengah. Menurutnya, informasi intelijen yang kredibel membuktikan perilaku bermusuhan dari Iran.
(mas)
Berita Terkait
Trump Umumkan AS Bikin...
Trump Umumkan AS Bikin Kapal Perang Baru, Diberi Nama Trump
Presiden Rouhani Minta...
Presiden Rouhani Minta Militer Iran Waspada Aksi Provokasi AS
Trump Akui Pembicaraan...
Trump Akui Pembicaraan dengan Iran Saat Militer AS Tembak Jatuh Drone Iran Dekat Kapal Induk
Kapal Induk AS Ini Harganya...
Kapal Induk AS Ini Harganya Rp184,1 T, tapi Sistem Peluncurnya Ngadat
11 Kapal Iran Kepung...
11 Kapal Iran Kepung Beberapa Kapal Perang AS dalam Jarak 9 Meter
Iran Bangun Kapal Induk...
Iran Bangun Kapal Induk Palsu Amerika Serikat untuk Diserang
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
26 menit yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
53 menit yang lalu
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
1 jam yang lalu
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
1 jam yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
10 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
11 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved