Trump Akui Pembicaraan dengan Iran Saat Militer AS Tembak Jatuh Drone Iran Dekat Kapal Induk

Rabu, 04 Februari 2026 - 11:48 WIB
loading...
Trump Akui Pembicaraan...
Drone terlihat di atas kapal induk pengangkut drone milik militer Iran. Foto/pemerintah iran
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkonfirmasi bahwa pembicaraan dengan Iran terus berlanjut untuk mencoba meredakan ketegangan di Teluk. Pernyataan itu muncul ketika militer AS mengumumkan menembak jatuh satu drone Iran yang mendekati kapal induknya di Laut Arab.

Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Selasa bahwa Washington sedang bernegosiasi dengan Iran "saat ini", tetapi menolak mengatakan di mana pembicaraan itu berlangsung.

“[Pembicaraan] sudah selesai. Tetapi mereka sedang bernegosiasi. Mereka ingin melakukan sesuatu, dan kita akan lihat apakah sesuatu akan dilakukan,” katanya.

“Mereka memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu beberapa waktu lalu, dan itu tidak berhasil. Dan kita melakukan 'Midnight Hammer', saya rasa mereka tidak ingin itu terjadi lagi,” tambahnya, merujuk pada operasi Juni lalu di mana Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran.

Trump, yang telah mendesak Teheran menyetujui pembicaraan mengenai program nuklirnya, telah berulang kali mengancam akan menyerang negara itu lagi atas tindakan keras baru-baru ini terhadap protes anti-pemerintah.

Presiden AS mengirimkan USS Abraham Lincoln ke Teluk pekan lalu, yang menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan konfrontasi militer.

Gugusan kapal induk tersebut, yang membawa sekitar 5.700 pasukan AS tambahan, bergabung dengan tiga kapal perusak dan tiga kapal tempur pesisir yang sudah berada di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Berita Terkini
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved