Trump Umumkan AS Bikin Kapal Perang Baru, Diberi Nama Trump

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:00 WIB
loading...
Trump Umumkan AS Bikin...
Presiden Donald Trump umumkan bahwa AS telah memulai pembangunan kapal-kapal perang baru yang diberi nama kelas Trump. Foto/Money Control
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin mengumumkan bahwa Washington telah memulai pembangunan kapal-kapal perang baru yang diberi nama "kelas Trump”.

Trump mengatakan kapal-kapal perang baru ini akan lebih besar, lebih cepat, dan 100 kali lebih kuat daripada kapal perang yang pernah dibangun sebelumnya. Menurutnya, proyek ini akan membentuk inti dari apa yang disebutnya sebagai “Golden Fleet" atau "Armada Emas” yang diperluas, yang bertujuan untuk memperkuat dominasi Angkatan Laut AS.

Proyek ini akan dimulai dengan dua kapal dan diperkirakan akan berkembang menjadi antara 20 hingga 25 kapal. Kapal pertama dari kelas Trump ini akan diberi nama USS Defiant.

Baca Juga: Venezuela Dikepung Kapal Perang AS, Rusia Dukung Penuh Rezim Maduro

Pengumuman ini merupakan contoh terbaru dari presiden yang mengubah citra aspek pemerintah federal sesuai dengan citranya. Trump—yang sebelumnya mengkritik penampilan kapal perang AS—akan terlibat secara pribadi dalam desainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved