Pentagon Dilaporkan Akan Sebar 10 Ribu Pasukan di Timur Tengah

Kamis, 23 Mei 2019 - 06:53 WIB
Pentagon Dilaporkan...
Pentagon Dilaporkan Akan Sebar 10 Ribu Pasukan di Timur Tengah
A A A
WASHINGTON - Sejumlah media terkemuka melaporkan Amerika Serikat (AS) tengah mempertimbangkan untuk kemungkinan mengirim ribuan pasukan ke Timur Tengah. Laporan ini muncul ditengah meningkatnya ketegangan dengan Iran.

CNN melaporkan para pejabat Pentagon diperkirakan akan bertemu dengan anggota tim keamanan nasional Gedung Putih secepatnya pada hari Kamis untuk membahas sebuah rencana. Laporan itu mengutip pernyataan tiga pejabat yang mengetahui masalah tersebut.

"Para pejabat menggarisbawahi bahwa tidak ada keputusan akhir telah dibuat tentang penyebaran potensial," lapor CNN yang dilansir Sputnik, Kamis (23/5/2019).

Sementara menurut AP, Pentagon akan mempresentasikan rencana ke Gedung Putih untuk mengerahkan sekitar 10.000 tentara ke Timur Tengah. Sedangkan Reuters menurunkan laporan, mengutip dua pejabat AS, Pentagon sedang mempertimbangkan permintaan militer AS untuk mengirim sekitar 5.000 tentara tambahan ke Timur Tengah.

Para pejabat mengatakan, berbicara dengan syarat anonim kepada Reuters, permintaan tersebut telah dibuat oleh Komando Pusat AS, menambahkan bahwa tidak jelas apakah Departemen Pertahanan akan menyetujui permintaan tersebut atau tidak.

"Pentagon secara teratur menerima, dan menolak, permintaan dari komando kombatan di seluruh dunia untuk sumber daya tambahan," kata Reuters.

Pada hari Selasa, Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengatakan kepada wartawan bahwa AS tidak tertarik untuk meningkatkan ketegangan dengan Iran atau pergi berperang dengan negara Timur Tengah.

"Fokus terbesar kami pada saat ini adalah untuk mencegah kesalahan perhitungan Iran. Kami tidak ingin situasi meningkat. Ini tentang pencegahan, bukan tentang perang. Kami bukan tentang pergi berperang. Ini tentang terus melindungi kepentingan kami di Timur Tengah," kata Shanahan kepada wartawan, Selasa.

Shanahan, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan pejabat tinggi pertahanan dan keamanan lainnya berada di Capitol Hill pada hari Selasa untuk memberikan pengarahan tertutup kepada Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat mengenai ancaman Iran dan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintahan Trump untuk melindungi kepentingannya dalam Timur Tengah.

AS dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan pasukan militernya di kawasan itu dalam apa yang disebut Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton sebagai pesan yang jelas dan tidak salah kepada Iran. Pengerahan aset militer AS terbaru di Timur Tengah termasuk kelompok tempur kapal induk, rudal Patriot, pembom B-52 dan pesawat tempur F-15.

Ketegangan AS-Iran pertama kali berkobar tahun lalu ketika Washington secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 dengan Iran dan mulai menerapkan kembali sanksi. Pada 8 Mei lalu, Iran mengumumkan keputusannya untuk menghentikan sebagian kewajibannya berdasarkan perjanjian nuklir.

Pada hari yang sama, Iran memberikan penandatangan kesepakatan nuklir - Prancis, Jerman, Inggris, Rusia, China dan Uni Eropa - sebuah ultimatum, mengatakan akan meningkatkan pengayaan uranium dalam 60 hari jika mereka tidak melindungi Teheran dari sanksi yang dijatuhkan oleh AS setelah Washington keluar dari pakta tahun lalu.

Teheran mengatakan bahwa langkah-langkah ini diambil sebagai tanggapan terhadap Washington yang melanggar JCPOA.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Kedubes Amerika Serikat...
Kedubes Amerika Serikat di Tel Aviv Dibombardir Rudal Iran
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
53 menit yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
1 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
3 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
4 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
5 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
8 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved