Jaga Privasi Warga, San Francisco Larang Teknologi Pengenalan Wajah

Kamis, 16 Mei 2019 - 11:28 WIB
Jaga Privasi Warga,...
Jaga Privasi Warga, San Francisco Larang Teknologi Pengenalan Wajah
A A A
SAN FRANSISCO - Parlemen di San Francisco menggelar voting melarang penggunaan teknologi pengenalan wajah.

Itu artinya, San Francisco menjadi kota pertama di Amerika Serikat (AS) yang melakukannya. Teknologi itu tidak boleh digunakan oleh lembaga-lembaga lokal, seperti otoritas transportasi atau penegak hukum.

Selain itu, setiap rencana membeli jenis apa pun teknologi pengintaian baru, harus disetujui oleh pemerintah kota. Para pengkritik langkah ini menyatakan keputusan itu membuat keamanan warga dipertaruhkan dan menghalangi upaya memerangi kejahatan.

Mereka yang mendukung langkah itu menyatakan, teknologi yang ada saat ini tak layak diterapkan dan melanggar privasi dan kebebasan warga.

Secara khusus, para penentang menyatakan sistem itu rawan eror, terutama saat menangani wanita atau orang dengan kulit lebih gelap.

”Dengan voting ini, San Francisco mendeklarasikan bahwa teknologi pengenalan wajah tidak sesuai dengan demokrasi yang sehat dan warga berhak bersuara dalam keputusan tentang pengintaian teknologi tinggi,” tutur Matt Cagle dari Serikat Kebebasan Sipil Amerika di California Utara.

”Kami memuji kota itu yang mendengarkan masyarakat dan memimpin dengan leg islasi penting ini. Kota-kota lain harus memperhatikan dan membuat langkah keamanan serupa untuk melindungi keselamatan dan hak sipil rakyat,” ujar dia.

Voting itu disahkan oleh para supervisor San Francisco dengan 8 suara mendukung, 1 suara menolak, dan 2 abstain. Langkah ini diperkirakan secara resmi disahkan menjadi peraturan kota, setelah voting kedua pada pekan depan.

”Daripada melakukan pelarangan, kami yakin penghentian akan lebih tepat,” ujar Joel Engardio, Wakil Presiden Stop Crime SF. Dia menambahkan, ”Kami sepakat ada masalah dengan teknologi identitas pengenalan wajah dan itu tidak harus digunakan sekarang.

Namun, teknologi akan membaik dan dapat menjadi alat berguna bagi keselamatan publik saat digunakan dengan bertanggung jawab. Kita harus tetap membuka pintu untuk kemungkinan itu.”

Aturan baru itu tidak akan diterapkan untuk langkah keamanan di bandara atau pelabuhan San Francisco karena itu dikelola oleh federal, bukan lokal. Beberapa kampanye tidak berhasil mendesak agar langkah itu tidak diterapkan di kepolisian lokal.

Meski petugas San Francisco saat ini tidak menggunakan teknologi pengenalan wajah, sejumlah petugas kepolisian lain di penjuru AS telah menggunakannya. (Syarifudin)
(nfl)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
1 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
2 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
4 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved