Ingin Temui 'Agen Penis', Wanita AS Coba Masuk Markas CIA 4 Kali

Selasa, 07 Mei 2019 - 14:53 WIB
Ingin Temui Agen Penis,...
Ingin Temui 'Agen Penis', Wanita AS Coba Masuk Markas CIA 4 Kali
A A A
WASHINGTON - Seorang wanita asal North Carolina, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi setelah mencoba menyelinap ke markas Badan Intelijen Pusat (CIA) di Virginia utara sebanyak empat kali secara terpisah. Wanita itu bersikeras ingin bertemu dan berbicara dengan seseorang yang dia sebut "Agen Penis".

Jennifer G. Hernandez, 58, ditangkap pada 3 Mei lalu dalam percobaan penyusupan terbaru. "Setibanya, terdakwa memberikan kartu identitas Iowa-nya, meminta untuk mendapatkan kembali kartu identitas North Carolina, dan meminta untuk berbicara dengan Agen Penis," bunyi dokumen pengadilan.

Dokumen pengadilan menyatakan, setelah meninjau catatan, petugas CIA—yang bukan "Agen Penis"—menetapkan bahwa seorang petugas polisi CIA telah bertemu dengan wanita tersebut pada beberapa kesempatan baru-baru ini.

"Petugas kemudian memperingatkan terdakwa bahwa jika dia tidak meninggalkan tempat, dia akan ditangkap. Terdakwa kemudian menolak untuk naik bus dan mengatakan 'Saya tidak akan pergi'. Petugas kemudian menangkap terdakwa karena tetap di instalasi agensi setelah diperintahkan untuk pergi," lanjut dokumen pengadilan, seperti dikutip dari Washington Examiner, Selasa (7/5/2019).

Wanita itu tetap tak diizinkan masuk ke markas CIA karena tidak memiliki otorisasi untuk berbicara dengan petugas yang dia sebut "Agen Penis".

Penyusupan pertama terjadi pada 22 April. Pada tanggal itu, Hernandez berjalan ke markas CIA di Langley, Virginia, melalui pintu masuk kendaraan utama. Dia dihentikan oleh seorang petugas polisi CIA dan mengatakan bahwa dia telah melamar pekerjaan di agen mata-mata. Dia mengklaim "perekrutnya" telah menyuruhnya untuk datang ke kompleks markas tersebut.

Selanjutnya pada tanggal 1 Mei, Hernandez kembali datang dengan kendaraan Lyft. Dia lagi-lagi mengatakan ingin bertemu dengan perekrutnya. Petugas kemudian mengeluarkannya peringatan tertulis dan memalingkannya.

Pada 2 Mei, Hernandez kembali muncul. Dia tak lagi datang dengan kendaraan Lyft, tapi Uber. Misinya sama, yakni ingin berbicara dengan perekrutnya. Dia datang ke markas CIA karena telepon sang perekrut mati. Dia pun disuruh pergi oleh petugas.

Hernandez dituduh melakukan pelanggaran pidana di Pengadilan Amerika Serikat untuk Distrik Timur Virginia. Dia saat ini ditahan di penjara kota Alexandria.

CIA belum mengungkapkan identitas sebenarnya dari sosok "Agen Penis" yang misterius tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
AS: Intelijen China...
AS: Intelijen China Berupaya Merekrut Pegawai Pemerintah Amerika Serikat
AS Tangkap 2 Polisi...
AS Tangkap 2 Polisi Rahasia China di New York
Dr Andrew Huff: AS Danai...
Dr Andrew Huff: AS Danai Laboratorium China untuk Operasi Intelijen
Terungkap, Putin Berupaya...
Terungkap, Putin Berupaya Habisi Pembelot Rusia di Amerika Serikat
Israel Tak Berdaya Tangkal...
Israel Tak Berdaya Tangkal Operasi Badai Al-Aqsa Hamas, Intelijen AS Kecolongan?
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
20 menit yang lalu
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
9 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
11 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
12 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
13 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
14 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved