Pentagon Gunakan 'Pasukan Rahasia' Terbesar di Dunia untuk Operasi Domestik dan Luar Negeri

Rabu, 19 Mei 2021 - 02:17 WIB
loading...
Pentagon Gunakan Pasukan...
Pentagon memiliki pasukan rahasia yang jumlahnya mencapai 60 ribu orang untuk melakukan operasi klandestin di dalam dan luar negeri. Foto/Russia Today
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) mengoperasikan jaringan luas tentara, warga sipil, dan kontraktor yang digunakannya untuk misi klandestin baik di dalam maupun luar negeri. Begitu laporan Newsweek, seraya menambahkan bahwa pasukan tersebut juga memanipulasi media sosial.

Setelah penyelidikan dua tahun, outlet tersebut melaporkan bahwa tentara yang menyamar terdiri dari sekitar 60.000 orang, banyak di antaranya menggunakan identitas palsu untuk menjalankan tugas mereka. Agen-agen Pentagon beroperasi dalam kehidupan nyata dan online, dengan beberapa bahkan tertanam dalam bisnis pribadi dan perusahaan terkenal.

Program besar-besaran, yang secara tidak resmi dikenal sebagai "pengurangan tanda tangan", dilaporkan 10 kali ukuran layanan rahasia CIA, menjadikannya kekuatan rahasia terbesar yang pernah dikenal dunia, klaim Newsweek. Tetapi skala dan cakupan sebenarnya dari pasukan bayangan tetap menjadi rahasia yang dijaga ketat. Tidak ada yang tahu ukuran total program, dan Kongres tidak pernah mengadakan dengar pendapat tentang ketergantungan militer yang semakin meningkat pada "pengurangan tanda tangan."

"Tampaknya ada sangat sedikit atau tidak ada transparansi mengenai kekuatan militer klandestin besar-besaran, bahkan ketika perkembangannya yang terus berlanjut menantang hukum AS, Konvensi Jenewa, kode perilaku militer, dan akuntabilitas dasar," kata outlet itu yang dikutip Russia Today, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Media China: Tak Peduli HAM Palestina, AS Tampar Wajahnya Sendiri!

Sekitar setengah dari pasukan "pengurangan tanda tangan" dikatakan terdiri dari personel operasi khusus yang memburu teroris di zona perang dan bekerja di titik panas yang tidak diakui seperti Korea Utara (Korut) dan Iran. Spesialis intelijen militer dilaporkan merupakan bagian terbesar kedua dari tentara rahasia.

Namun, kelompok yang tumbuh paling cepat dalam kekuatan klandestin Pentagon beroperasi secara eksklusif secara online. Para pejuang dunia maya ini mengasumsikan identitas palsu untuk mengumpulkan intelijen dan mencari informasi yang dapat diakses publik di internet. Mereka bahkan dilaporkan ikut serta dalam kampanye untuk memengaruhi dan memanipulasi media sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Goal Aksis dan Cipta...
Goal Aksis dan Cipta Cendikia FA Berebut Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
Berita Terkini
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved