Korea Selatan Sebut Senjata yang Diuji Korut Bukan Rudal Balistik

Sabtu, 20 April 2019 - 03:55 WIB
Korea Selatan Sebut...
Korea Selatan Sebut Senjata yang Diuji Korut Bukan Rudal Balistik
A A A
SEOUL - Militer Korea Selatan (Korsel) menyimpulkan senjata yang diuji tembak Korea Utara (Korut) pada Rabu lalu bukan rudal balistik. Menurut Soul, uji senjata itu tidak mengubah situasi strategis di Semenanjung Korea.

Penilaian militer Korea Selatan ini sama dengan penilaian awal Pentagon Amerika Serikat (AS).

"Kami melihatnya sebagai senjata yang dipandu untuk tujuan pertempuran darat," kata seorang perwira dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan kepada Yonhap News Agency, yang dikutip Sabtu (20/4/2019)."Itu tampaknya bukan rudal balistik."

Pentagon sebelumnya mengonfirmasi bahwa Korea Utara benar-benar menguji tembak senjata yang oleh rezim Kim Jong-un diklaim sebagai senjata kendali taktis terbaru. Menurut Pentagon, senjata yang diuji tembak itu bukan rudal balistik.

"Ada sebuah uji coba," kata Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Patrick Shanahan kepada wartawan saat bertemu dengan rekannya dari Albania di Pentagon.

Dia menolak untuk menguraikan temuan-temuan intelijen AS terkait aktivitas tes senjata Pyongyang."Itu bukan rudal balistik," ujarnya. "Juga tidak ada perubahan pada postur kami atau operasi kami," imbuh dia.

Menurut laporan media pemerintah Korea Utara, KCNA, sang pemimpin Kim Jong-un memimpin langsung uji coba penembakan senjata kendali taktis tipe baru itu. Uji senjata ini menjadi diduga sebagai upaya Pyongyang untuk menunjukkan ketidaksenangannya terhadap perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS) yang saat ini menemui jalan buntu.

"Keuntungan dari senjata ini adalah mode khusus untuk membimbing penerbangan dan muatan hulu ledak yang kuat," tulis KCNA.

Kim Jong-un, lanjut laporan itu, menggambarkan pengembangan senjata itu sebagai salah satu yang sangat penting dalam meningkatkan kekuatan tempur Tentara Rakyat.

"Tes hari Rabu dilakukan dalam berbagai mode penembakan pada target yang berbeda dan Kim memandu uji tembak," lanjut laporan tersebut.

Para analis berspekulasi bahwa uji coba itu bisa melibatkan apa saja, mulai dari rudal anti-tank kecil hingga artileri yang relatif rutin. Seorang pejabat Korea Selatan juga mengatakan bahwa Seoul tidak melihat tanda-tanda uji coba rudal balistik dilakukan rezim Pyongyang.

"Saya tidak berpikir ada alasan untuk keluar dan mengangkat atau mengutuk atau membuat uji senjata ini rusak," kata Shanahan, Jumat. "Adalah bijaksana bagi kita untuk terus fokus pada kemajuan diplomasi dan mengabaikan komentar semacam itu."

Eric Brewer, mantan direktur kontraproliferasi di Dewan Keamanan Nasional, mengatakan kepada CNN bahwa uji senjata itu "tidak memprihatinkan", tetapi mungkin dimaksudkan untuk menekan Washington agar kembali ke meja perundingan.
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Dipantau Kim Jong-un,...
Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Simulasikan Serangan Balik Nuklir
Kim Jong-un: Korea Utara...
Kim Jong-un: Korea Utara Harus Siap Menduduki Korea Selatan
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua, Unjuk Kekuatan Kim Jong-un
Korut Kritik AS yang...
Korut Kritik AS yang Bolehkan Korsel Kembangkan Rudal Sesukanya
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
46 menit yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
55 menit yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
1 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
2 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved