Tingkat Ancaman Menurun, Selandia Baru 'Preteli' Senjata Polisi

Rabu, 17 April 2019 - 18:33 WIB
Tingkat Ancaman Menurun,...
Tingkat Ancaman Menurun, Selandia Baru 'Preteli' Senjata Polisi
A A A
WELLINGTON - Polisi Selandia Baru dilaporkan telah mengakhiri periode untuk mempersenjatai petugas garis depan secara rutin. Ini dilakukan setelah tingkat ancaman terorisme diturunkan, sebulan setelah pembantaian masjid di Christchurch.

Petugas garis depan polisi Selandia Baru secara historis tidak membawa senjata api dan banyak orang terkejut melihat mereka bersenjata lengkap setelah serangan teroris yang menewaskan 50 orang.

Polisi dan agen keamanan mengurangi tingkat ancaman dari tinggi ke sedang, berarti pihak berwenang menilai bahwa serangan teroris lain, perilaku kriminal yang kejam, atau protes kekerasan "mungkin" dan bukan lagi "sangat mungkin". Level ini masih lebih tinggi daripada sebelum serangan 15 Maret, ketika ancaman dianggap "rendah."

"Tidak ada ancaman spesifik saat ini, tetapi badan-badan keamanan percaya tingkat menengah secara akurat mencerminkan status kita saat ini," kata Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern sepeti dilansir Al Arabiya pada Rabu (17/4).

Sementara itu, Komisioner polisi Mike Bush mengatakan dengan berkurangnya tingkat ancaman keamanan, polisi telah menilai kembali posisi mereka dalam mempersenjatai petugas garis depan. Izin petugas membawa senjata, ungkap Bush, saat ini tergantung kasus per kasus.

Bush menyebut keputusan itu dibuat setelah konsultasi signifikan dengan masjid dan Pusat Islam sehubungan dengan keamanan yang berkelanjutan.

"Tidak pernah ada niat untuk membawa senjata api secara rutin tanpa batas waktu. Secara umum ini berarti petugas garis depan akan beralih kembali ke pendekatan normal kami terkait membawa dan akses ke senjata api," ungkap Bush.
(esn)
Berita Terkait
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Bulan Depan, Selandia...
Bulan Depan, Selandia Baru Kembali Gelar Turnamen Tenis
Pelaku Penembakan Polisi...
Pelaku Penembakan Polisi Selandia Baru Tertangkap
Selandia Baru Heboh,...
Selandia Baru Heboh, Kelelawar Menangkan Kontes Burung Tahunan
Tersesat, Pinguin Antartika...
Tersesat, Pinguin Antartika Ini Berenang 3.000 km ke Selandia Baru
Negara Paling Damai...
Negara Paling Damai di Tahun 2022 Menurut Global Peace Index
Berita Terkini
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
17 menit yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
1 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
1 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
3 jam yang lalu
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
4 jam yang lalu
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved