Pengantin ISIS Shamima Begum Mengaku Jadi Korban 'Cuci Otak'

Selasa, 02 April 2019 - 14:47 WIB
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Mengaku Jadi Korban 'Cuci Otak'
A A A
BAGHUZ - Pengantin ISIS, Shamima Begum, mengaku pasrah jika pada akhirnya ia tidak akan kembali ke tanah kelahirannya Inggris. Meski begitu, ia bersikeras telah "dicuci otak" oleh para ekstrimis saat dia melarikan diri untuk bergabung dengan ISIS.

Berbicara untuk pertama kali sejak kematian bayi ketiganya pada bulan Maret lalu, perempuan berusia 19 tahun itu mengaku sangat menyesal dan berharap ada kesempatan kedua.

Begum mengaku ia telah meninggalkan London menuju Suriah saat berusia 15 tahun. "Memercayai semua yang telah saya ketahui, sementara hanya tahu sedikit tentang kebenaran agama saya," katanya seperti dikutip dari ITV, Selasa (2/4/2019).

Begum kemudian menikah dengan seorang anggota ISIS asal Belanda, Yago Riedijk. Pasangan itu kemudian melarikan dari kekhalifahan ISIS saat benteng terakhirnya di Baghus hancur awal tahun ini.

Remaja yang memiliki darah Bangladesh itu harus menerima kenyataan jika kewarganegaraan Inggrisnya telah dicabut.

"Saya telah duduk dan berpikir tentang berapa lama saya harus tinggal di sini. Dan saya telah menerima bahwa saya harus tinggal di sini, saya harus menjadikan ini seperti rumah kedua," tuturnya.

Kemudian pada tahap akhir kehamilan, Begum tampaknya memiliki sedikit penyesalan ketika dia ditemukan di kamp pengungsi al-Hawl pada bulan Februari lalu.

Pembangkangannya yang nyata memicu kemarahan publik di Inggris, tetapi beberapa berpendapat bahwa ia adalah korban dan harus diizinkan kembali ke Inggris.

"Sejak saya meninggalkan Baghuz, saya sangat menyesali semua yang saya lakukan, dan saya merasa ingin kembali ke Inggris untuk kesempatan kedua untuk memulai hidup saya lagi," ujarnya.

"Aku dicuci otak," tegasnya.

Remaja itu mengaitkan penampilan awalnya dengan ketidakberdayaan dengan ancaman yang dihadapinya dari para ekstremis di al-Hawl.

"Apa pun yang saya katakan melawan Daulah (ISIS), mereka akan segera menyerang saya, jadi saya takut akan hal itu," ungkapnya.

Begum berbicara dari kamp al-Hol, di mana dia dan bayinya dipindahkan karena khawatir akan keselamatan mereka setelah dia mengumumkan ke publik.

Putranya, Jarrah, meninggal pada 8 Maret dalam usia tiga minggu dan dimakamkan di kuburan tak bernisan di pinggiran fasilitas pengungsian itu.

Dilaporkan bulan lalu bahwa keluarga Begum telah memulai proses hukum untuk meninjau kembali keputusan Menteri Dalam Negeri Inggris yang mencabut kewarganegaraannya.

Langkah Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid hanya diizinkan di bawah hukum internasional jika tidak meninggalkan kewarganegaraannya.

Begum adalah salah satu dari tiga siswi yang meninggalkan Bethnal Green, Inggris, untuk bergabung dengan ISIS pada tahun 2015.
(ian)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
8 menit yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
48 menit yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
1 jam yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
1 jam yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
2 jam yang lalu
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
2 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved