Tidak Hanya Lewat Aksi, Jutaan Orang Juga Teken Petisi Tolak Brexit

Minggu, 24 Maret 2019 - 08:38 WIB
Tidak Hanya Lewat Aksi,...
Tidak Hanya Lewat Aksi, Jutaan Orang Juga Teken Petisi Tolak Brexit
A A A
LONDON - Aksi penolakan Inggris keluar dari Uni Eropa (UE) atau Brexit tidak hanya terjadi di dunia nyata tapi juga di dunia maya. Jutaan orang telah menandatangani petisi menolak Brexit hanya dalam tiga hari.

Lebih dari 4,5 juta orang telah menandatangani petisi untuk membatalkan Brexit. Jumlah itu lebih dari batas maksimal sebuah petisi untuk diperdebatjan di parlemen yaitu 100 ribu.

Petisi yang diluncurkan pada hari Rabu itu menyerukan pemerintah untuk mencabut Pasal 50, mekanisme yang mengatur keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

"Pemerintah berulang kali mengklaim keluar dari UE adalah 'kehendak rakyat.' Kami perlu menghentikan klaim ini dengan membuktikan kekuatan dukungan publik sekarang, untuk tetap berada di UE. Suara Rakyat mungkin tidak terjadi - jadi pilih sekarang," bunyi petisi itu seperti dilansir dari Deutsche Welle, Minggu (24/3/2019).

Menurut komite petisi resmi parlemen, situs itu sempat crash pada hari Kamis setelah menerima jumlah tanda tangan tertinggi yang pernah ada.

Parlemen Inggris sendiri akan mempertimbangkan untuk memperdebatkan semua petisi yang mendapatkan lebih dari 100 ribu tanda tangan.

Petisi ini juga mendapat dukungan dari selebritas terkemuka dan anggota parlemen yang membantu menyebarkan pesan di media sosial.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon menulis di Twitter: "Masalah sebesar dan sepenting Brexit tidak boleh sampai pada petisi - yang mengatakan, jika Anda frustrasi bahwa PM tidak mendengarkan, Anda dapat masuk ke sini."

Inggris memutuskan untuk keluar dari UE lewat referendum yang digelar pada 24 Juni 2016. Kala itu, hampir 52 persen rakyat Inggris memilih untuk meninggalkan UE.

Perdana Menteri Inggris saat itu David Cameron, yang telah berkampanye agar Inggris tetap bertahan di UE, mengakui "kehendak rakyat Inggris" dan mengundurkan diri keesokan paginya.
(ian)
Berita Terkait
Langgar Kesepakatan...
Langgar Kesepakatan Brexit, UE Seret Inggris ke Jalur Hukum
Inggris Pisah dari UE,...
Inggris Pisah dari UE, Antara Optimisme dan Pesimisme
PM Inggris Bantah Berupaya...
PM Inggris Bantah Berupaya Batalkan Kesepakatan Brexit
Perdana Menteri Inggris...
Perdana Menteri Inggris Lupa Brexit Sudah Terjadi
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
3 Alasan Rakyat Inggris...
3 Alasan Rakyat Inggris Menyesal dengan Brexit
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
56 menit yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
3 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
4 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
5 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
5 jam yang lalu
Infografis
Jutaan Orang Bagikan...
Jutaan Orang Bagikan Gambar, All Eyes on Rafah Menggema di Sosmed
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved